Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Kamis, 17 Mei 2012 | 03:41 WIB
Antisipasi Peningkatan Angka Putus Sekolah
Anthony Lee | Sabtu, 24 Mei 2008 | 15:46 WIB
|
Share:

 

SEMARANG, SABTU- Menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak, pemerintah diminta mempersiapkan langkah antisipasi untuk menghindari peningkatan angka putus sekolah di kalangan siswa miskin. Sebab, akumulasi peningkatan harga berbagai kebutuhan hidup akan memperlemah kemampuan ekonomi orangtua.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang Zaenal Abidin, di Ungaran, Sabtu (24/5), mengatakan, pascapengumuman kenaikan harga BBM, biaya transportasi dan berbagai kebutuhan hidup, termasuk harga keperluan pendidikan, pasti juga akan meningkat. Hal ini akan menyebabkan kondisi warga miskin semakin tertekan, sehingga bukan tidak mungkin pendidikan anak akan dinomorduakan dan anak diminta membantu mencari nafkah.

"Pemerintah pusat maupun daerah harus mempersiapkan langkah antisipasi, salah satunya dengan meningkatkan bantuan pendidikan kepada siswa, terutama mereka yang berada di tingkat wajib belajar sembilan tahun," katanya.