Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 12:22 WIB
Robot Cerdas Unikom Mendominasi
Yulvianus Harjono | Rabu, 28 Mei 2008 | 21:24 WIB
|
Share:

BANDUNG, RABU - Tim robotika Universitas Komputer Indonesia atau Unikom optimis menorehkan prestasi tertinggi dalam ajang final tingkat nasional Kompetisi Robot Cerdas Indonesia 2008 pada 14-15 Juni 2008 di Depok. Final kompetisi robotika bergengsi ini akan diikuti 37 tim dari berbagai perguruan tinggi nasional, sembilan diantaranya dari Jawa Barat.

Tim robotika asal Jawa Barat itu antara lain dari tiga kampus Unikom, Politeknik Negeri Bandung dan Institut Teknologi Bandung. Unikom menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Jabar, bahkan nasional, yang berhasil mengirimkan wakilnya di seluruh kategori (divisi) lomba, yaitu Senior Beroda, Senior Berkaki, Expert Single, dan Expert Swarm.

Rektor Unikom Eddy Soeryanto Soegoto ditemui Rabu (28/5) mengaku optimis, keempat timnya dalam KRCI 2008 mampu meraih gelar juara pada semua divisi. Tahun lalu, Unikom berhasil merebut dua gelar juara pada Divisi Senior Beroda dan Senior Berkaki. Optimisme ini muncul mengingat gemilangnya prestasi tim robot Unikom pada seleksi tingkat Regional II (DKI Jakarta, Banten dan Jabar). Tim ini menyapu bersih hasil perolehan juara pada empat kategori.

Padahal, di Regional II ini bercokol tim-tim kuat yang berada di wilayah DKI macam Universitas Indonesia, ujarnya. Pada ajang ini, tim robot UI hanya berhasil dapat penghargaan Bidang Inovasi. Satu penghargaan lainnya, yaitu Alogaritma Terbaik, juga direbut oleh tim robot dari Unikom. Eddy melihat, pesaing terberat di final nantinya yaitu dari wilayah timur, khususnya Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.

Menurutnya, ajang lomba macam ini sangatlah baik guna menumbuhkembangkan kepercayaan diri mahasiswa dalam berinovasi dan mengaplikasikan ilmu robotika. Pada ujungnya akan menghasilkan kebanggan buat lembaga (universitas), tuturnya. Robotika, sejak tahun 2005, memang menjadi salah satu kelompok keahlian unggulan di Unikom. Di kampus ini didirikan pula unit kegiatan mahasiswa bernama Divisi Robotika dan kini menjadi salah satu UKM favorit mahasiswa.

Memadamkan api

Saat berkunjung ke Laboratorium Robotika Unikom, terlihat kesibukan tim robot dan pembimbing dari Unikom sebagai persiapan menjelang Fina l KRCI 2008 mendatang di kampus UI di Depok, Jawa Barat. Unikom mengirimkan empat tim yang terdiri dari 10 mahasiswa dan 2 orang dosen pembimbing. Mahasiswa ini berasal dari tingkat II - IV. Mereka melakukan riset selama hampir setahun sebelum mengikuti kompetisi ini.

Menurut Yusrila Y. Kerlooza, salah satu pembimbing, anggota tim bahkan sempat dikarantina (tidak boleh pulang) sejak beberapa pekan terakhir untuk persiapan. Tahun ini, tingkat kesulitan kompetisi diprediksi bakal lebih tinggi dari tahun sebe lumnya. Baik dalam hal variasi medan serta tingkat rintangannya. Pada seleksi regional saja, di tempat lain, ada beberapa divisi yang tidak ada juara. Karena, tidak berhasil melewati treshold (batas), tuturnya.

Robot-robot cerdas ini memiliki kemampuan membaca arah, melewati rintangan, memadamkan api, hingga memindahkan benda sesuai yang diprogramkan. Kuncinya ada pada pembuatan alogaritma, yaitu kode program yang tersimpan di microprocessor robot. Satu unit robot ini bernilai investas i sekitar Rp 9 juta. Biaya risetnya dua kali lipatnya.

Alatnya terdiri dari sensor ultrasonik (pembaca bentuk ruang), sensor infra merah, alat navigasi, dan sensor api (pembaca panas), processor (otak), dan motor (kendali) yang memiliki kontrol percepatan. Pemenang ditentukan dari kemampuan melewati rintangan, menyelesaikan tugas, dan kecepatan waktu.

Sumber :
Kompas