Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 13:56 WIB
SNM PTN Cuma Jadi Cadangan
Indira Permanasari S | Selasa, 17 Februari 2009 | 22:30 WIB
|
Share:

KRISTIANTO PURNOMO
Ilustrasi Ujian nasional SMA. Mereka sekarang umumnya sduah mendaftar ke PTN lewat jalur mandiri sebelum UN. Akibatnya, SNM PTN hanya untuk cadangan.

TERKAIT:

JAKARTA, SELASA- Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNM PTN) yang diselenggarakan setelah pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hanya menjadi cadangan saja. Para murid kelas tiga pada umumnya lebih mengandalkan masuk ke PTN melalui jalur-jalur seleksi yang diselenggarakan masing-masing perguruan tinggi negeri.

Yunisa, murid kelas tiga di SMAN 62 Jakarta Timur, Selasa (17/2), menyatakan ingin masuk ke Jurusan Teknik Sipil. Untuk itu dia akan mengikuti Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK UI) yang jadwal ujiannya pada awal Maret 2009. Jika tidak lulus, berikutnya dia akan mengikuti ujian seleksi mandiri yang diselengarakan Institut Teknologi Bandung.

Dengan semakin banyaknya perguruan tinggi negeri mengadakan seleksi masuk tersendiri, murid yang ingin mencoba kesempatannya di berbagai perguruan tinggi harus mengikuti tes seleksi itu satu per satu. Beberapa perguruan tinggi, sudah mulai mengadakan seleksi mandiri sejak awal tahun 2009 ini.

Yunisa mengatakan, peluang masuk perguruan tinggi negeri lewat jalur SNM PTN jauh lebih kecil karena kuota sudah berkurang. Dia mengetahui hal tersebut dari berbagai situs perguruan tinggi negeri. Jika tidak dapat juga, baru mendaftar ke perguruan ting gi swasta. Sejauh ini, dia belum mendaftarkan diri ke perguruan tinggi swasta manapun.

Sandro, murid kelas tiga di SMAN 70 mempunyai pendapat serupa. Sementara ini, konsentrasinya sepenuhnya tertuju kepada persiapan masuk perguruan tinggi negeri melalui ujian seleksi masuk mandiri. Bagi Sandro, SNM PTN juga sekadar menjadi cadangan lantaran perguruan tinggi unggulan incarannya mengadakan seleksi masuk tersendiri dengan kuota jauh lebih besar.