KOMPAS
Minggu, 21 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Pendidik Bahasa Indonesia di Luar Negeri Harus Bisa Merayu
Jumat, 20 Februari 2009 | 23:19 WIB

JAKARTA, JUMAT - Dibukanya berbagai pusat Bahasa Indonesia di luar negeri harus dibarengi dengan kemampuan pengajar untuk menarik siswa belajar ke Indonesia. Mahasiswa asing tersebut bisa menjadi duta ketika lulus dan kembali ke negara asalnya.

"Mahasiswa asing tersebut bisa meluruskan dan bercerita tentang Indonesia yang selama ini dipandang negatif," kata Kepala Biro Perencanaan Kerjasama Luar Negeri Departemen Pendidikan Nasional Agus Sartono di Jakarta, Jumat (20/2).

Dikatakan Agus, indikator keberhasilan adalah kemampuan mediasi pendidik dalam berhubungan terhadap calon mahasiswa asing. Karena itu, tidak sedikit pendidik juga ikut menempuh pendidikan sebagai upaya pendekatan sebagai sesama mahasiswa.

Selain itu, selama tahun 2008, sekitar 600 mahasiswa asing menempuh pendidikan tinggi di Indonesia. Rata-rata mereka tertarik pada jurusan budaya dan bahasa dan hanya terpusat di tiga kota yakni Bandung, Bali dan Yogyakarta.

"Paling banyak mahasiswa asing berasal dari Eropa Timur. Kami berharap lewat pusat pelatihan bahasa mahasiswa asing yang belajar ke Indonesia dapat terus ditingkatkan dan menyebar selain tiga wilayah favorit tadi," tambah Agus.

Penulis: C12-08   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Advertorial