Senin, 21 April 2014

News / Nasional

Inilah 6 Tips Kampanye Sukses Obama

Rabu, 4 Maret 2009 | 19:41 WIB

Baca juga

JAKARTA, RABU — Keberhasilan kampanye merupakan kunci utama yang dapat mengantarkan seseorang menuju kursi kepresidenan. Roger Fisk, ketua tim kampanye Barack Obama memberikan sejumlah tips agar suatu kampanye mendulang sukses.

Pertama, kata Fisk, kampanye yang berhasil adalah kampanye yang melibatkan partisipasi warga setempat.

"Kandidat juga harus menyesuaikan diri dengan kebudayaan lokal sehingga konstituen merasa memiliki kedekatan," ujar Fisk pada acara Change Jakarta, Rabu (4/3) di Hotel Shangrila, Jakarta.

Kedua, kandidat hendaknya menyesuaikan materi yang disampaikan dengan karakteristik massa.

Ketiga, yang tidak kalah pentingnya, sebelum kandidat mengunjungi suatu daerah, kandidat harus mampu menciptakan kesadaran publik akan kehadiran dirinya.

"Sebelum mantan Senator Obama mengunjungi satu daerah, kami berusaha agar ada media lokal yang memberitakan kehadirannya sehari sebelumnya," kata Fisk.

Keempat, kandidat beserta tim kampanyenya hendaknya tidak menganakemaskan dan menganaktirikan wilayah-wilayah tertentu ketika berkampanye karena semua sama pentingnya.

Kelima, ketika pergi ke daerah, kandidat harus lebih banyak mendengar masukan-masukan dari warga setempat.

"Ketika berkunjung ke suatu komunitas, 90 persen waktu digunakan Obama untuk mendengar," ujar Fisk.

Keenam, kandidat beserta tim kampanye harus mampu memelihara hubungan dengan konstituennya, misalnya dengan mengirimkan e-mail beberapa hari setelahnya. E-mail tersebut dapat berupa penyampaian kembali poin-poin kampanye, atau sekadar ucapan terima kasih.

Hampir semua kandidat, kata Fisk, memang memiliki website. Namun, hanya sedikit saja website yang memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah. Kebanyakan, kandidat hanya menyampaikan uraian visi-misinya di website-nya, dan tidak melibatkan pengunjung.

Untuk para calon presiden yang akan bertarung pada Pemilihan Presiden 2009, Fisk memberikan satu nasihat sederhana. "Majulah dengan pemikiran-pemikiran Anda, dan jujurlah. Namun, jika Anda tidak memiliki keyakinan untuk menang, lebik baik mundur," ujarnya singkat.


Editor :