SURABAYA, KOMPAS.com —- Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan dana Rp 45,5 miliar untuk penyelenggaraan ujian nasional 2009. Dengan dana sebesar itu, sekolah dilarang menarik iuran apa pun terkait ujian nasional.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Rasiyo mengatakan, anggaran itu dibagi untuk beberapa pos. Anggaran paling besar diberikan untuk subsidi penyelenggaraan. "Untuk subsidi bagi 1,5 juta peserta ujian nasional SMA dan SMP serta ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) SD dianggarkan Rp 24,9 miliar," ujarnya di Surabaya, Kamis (2/4).
Untuk penggandaan soal, dianggarkan Rp 11 miliar. Proses penggandaan sedang berlangsung. "Paling lambat dua pekan dari sekarang sudah selesai dicetak. Apalagi, soal untuk SMA dan sekolah sederajat harus dikirim paling lambat 14 April atau sepekan sebelum ujian dimulai," tuturnya.
Pemprov juga menganggarkan Rp 8,5 miliar untuk pengawasan dan pemantauan. Khusus SMA, pengawasan melibatkan perguruan tinggi.

