BANYUMAS, KOMPAS.com — Tinggal beberapa hari lagi ujian nasional (UN) dilaksanakan, tetapi tim pemantau independen (TPI) di Banyumas belum juga terbentuk. Hal itu menyusul belum turunnya prosedur yang jelas terkait pembentukan TPI dari Universitas Negeri Semarang selaku koordinator perguruan tinggi penyelenggara UN.
Sebagai jalan keluarnya, Sekretaris Dewan Pendidikan Banyumas Trijoko Heranto mengatakan, pihaknya sebagai lembaga yang bertanggung jawab menyiapkan tenaga TPI mulai mengambil langkah cepat dengan merekrut 300 orang sebagai tenaga TPI, Rabu (15/4). Meskipun, sampai sekarang Unnes belum mengeluarkan surat keputusan terkait pembentukan TPI.
"Unnes terlalu lambat menyusun programnya, sementara kami yang di lapangan perlu bergerak cepat untuk merekrut tenaga TPI," katanya.
Lebih lanjut dia memperkirakan TPI di Banyumas akan terbentuk pada Jumat besok. "Sehingga nanti pada pelaksanaan UN pada tanggal 20 April, seluruh tenaga TPI sudah siap," katanya.
Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Banyumas Purwadi mengatakan, pihaknya sepenuhnya menyerahkan pembentukan TPI kepada Dewan Pendidikan. Tenaga TPI akan dikerahkan untuk mengawasi pelaksanaan UN di sekolah menengah kejuruan (SMK) dan sekolah menengah pertama (SMP).
Sedangkan tenaga pengawas untuk UN di sekolah menengah atas (SMA) dan madrasah aliyah (MA), lanjutnya, sudah disiapkan langsung oleh Unnes sebanyak 42 orang.
"Memang untuk saat ini, kami hanya tinggal menunggu hasil pembentukan TPI. Semoga saja bisa segera terbentuk," katanya.

