Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Kamis, 17 Mei 2012 | 04:33 WIB
Gresik Bertekad Pertahankan Hasil UN Peringkat Terbaik di Jatim
Adi Sucipto | Minggu, 19 April 2009 | 16:33 WIB
|
Share:

GRESIK, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik bertekad mempertahankan prestasi Ujian Nasional tahun lalu. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Chusaini Mustaz menyatakan untuk tingkat SMA tahun lalu siswa Gresik menempati peringkat 1,3 dan 5 jurusan IPA, peringkat 1,2, 3 dan 6 jurusan Bahasa dan 10 besar jurusan IPS. Ujian tingkat SMP dan SD Gresik juga menempatkan tiga siswa masuk 10 besar Jatim.  

"Kami berharap, meskipun hasil try out jeblok, tetapi kenyataannya nanti bisa lulus 100 persen. Hasil try out yang mengkhawatirkan diharapkan memompa siswa belajar lebih giat dan orang tua lebih komitmen mengarahkan anaknya," kata Mustaz Minggu (19/4).

UN tingkat SMA/SMK/MA di Gresik diikuti oleh 5.630 peserta dari 44 lembaga, MA 2.960 peserta dari 56 lembaga, SMK 2.390 peserta dari 20 lembaga, SMA Luar Biasa 9 peserta dan Madrasah Aliyah Keagamaan 129 peserta. Total peserta UN tingkat SMA di Gresik sebanyak 11.118 siswa. Ujian Nasional tingkat SMA berlangsung pada 20, 22, 23, 24 April 2009.

Pada tahun ini Gresik juga sepakat melaksanakan Ujian Sekolah Standar Nasional Pendidikan Agama Islam bersama enam kota/kabupaten lainnya se-Indonesia. Rencananya hasil UN dijadikan syarat untuk penerimaan siswa baru di Gresik dari SD ke SMP dan dari SMP ke SMA.

Ujian di Gresik juga dipantau 92 pengawas dari Universitas Airlangga Surabaya, 18 dari dinas pendidikan Gresik serta polisi. Sebanyak 1.112 pengawas ujian bertugas mengawasi di ruangan masing-masing dua pengawas setiap ruang ujian.

Hasil UN tahun ini akan dijadikan prasyarat seleksi penerimaan siswa baru (PSB). Pada PSB tingkat SMP akan menggunakan hasil ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) sedangkan untuk seleksi masuk ke tingkat SMA menggunakan nilai UN. "Kami berharap siswa benar-benar serius agar bisa lulus UN," kata Mustaz.