Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Kamis, 17 Mei 2012 | 04:42 WIB
Segera Wujudkan Aturan Pendirian Museum yang Baku
Yurnaldi | Senin, 4 Mei 2009 | 22:02 WIB
|
Share:

Kompas.com/Egidius

JAMBI, KOMPAS.com - Sejak otonomi daerah, kewenangan pengelolaan dan pengembangan kebudayaan, khususnya museum daerah, diserahkan ke Pemerintah Daerah. Belakangan, beberapa pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota berkeinginan kuat mendirikan sebuah museum.

Direktur Jenderal Sejarah dan Purbakala Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Hari Untoro Drajat, mengatakan hal itu pada pembukaan Diskusi dan Komunikasi Museum Indonesia dan Musyarawah Nasional Asosiasi Museum Indonesia, Senin (4/5) malam di Kota Jambi, Provinsi Jambi.

"Museum telah menjadi suatu pranata sosial atau infrastruktur yang wajib ada pada suatu Pemerintah Daerah. Untuk itu, pemerintah pusat mendorong agar dapat segera terwujud aturan perundangan dan pedoman pendirian museum yang baku," katanya.

Selain itu Hari juga menegaskan agar pemerintah pusat dan daerah bekerja sama mendukung proses peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM) museum, baik melalui jenjang S1 maupun S2, bahkan S3. Dan walaupun pengelolaan dan pengembangan museum menjadi kewenangan Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat tetap mendukung dan memperhatikan museum serta berperan sebagai fasilitator.

Namun demikian, Hari Untoro juga berharap para gubernur, bupati/ wali kota memperhatikan dan mengapresiasi museum sebagai pusat kebudayaan.

"Bulan Juni 2009, kami akan melakukan pameran dengan tajuk Art of Sumatra di Museum Nasional, Jakarta. Selanjutnya bulan Oktober 2009 dilanjutkan dengan pameran di Leiden, Belanda. Pada tahun 2010 akan dipamerkan di Perancis dan Singapura," papar Dirjen Sejarah dan Purbakala itu.

Menurut dia, Pameran Art of Sumatra yang memamerkan budaya Sumatera itu, sebagai sarana diplomasi budaya dan sekaligus promosi keragaman kebudayaan Indonesia.

Tentang Dikusi dan Komunikasi yang berlangsung hingga Jumat (8/5) mendatang, lanjut Hari, merupakan kegiatan yang sangat penting. Karena museum adalah wadah yang dapat menjembatani antara potensi warisan budaya dan pemahaman nilau budaya.

Langkah strategis menyongsong generasi mendatang untuk mencintai warisan budaya dan sekaligus mengembangkan pemahaman nilai luhur bangsa.