JAKARTA, KOMPAS.com - The Hongkong and Shanghai Banking Corportion Limited (HSBC) bertekad memperbesar porsi pembiayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) menyusul akusisi 88,89 persen saham Bank Ekonomi.
Hal tersebut disampaikan Chief Executive Officer HSBC Indonesia Rakesh Bhatia, di sela jumpa pers, di gedung WTC, Jakarta, Senin (25/5).
"Bank Ekonomi dan HSBC dapat memainkan peran kunci dalam menggerakkan UKM Indonesia," kata Rakesh.
Selain itu, lanjut Rakesh, Bank Ekonomi juga akan memfokuskan pada korporasi internasional, perbankan konvensional dan institusional.
Menurutnya, PDB Indonesia diprediksi tumbuh sebesar 2,5 persen tahun ini dan 4,5 persen di tahun 2010. Hal ini menunjukkan kekuatan pertumbuhan ekonomi Indonesia ditengah tren penurunan ekonomi global. Karena itu, sejumlah industri termasuk sektor UKM juga diperkirakan akan tumbuh signifikan.
Lebih jauh ia mengatakan akuisisi ini akan meningkatkan segmentasi HSBC. Melalui akuisisi ini akan menggandakan keberadaan HSBC di Indonesia menjadi 207 cabang di 26 kota. "Hal ini akan memperluas basis nasabah kita di Indonesia," tuturnya.

