SOLO, KOMPAS.com — South East Asia Robotic Olympiad (SEARO) atau Olimpiade Robot Asia Tenggara yang digelar di Kota Solo 26-28 Juni 2009 menampilkan kategori baru yang diperlombakan di Indonesia, yakni carrier machine. Lomba diperuntukan bagi kelompok umur 8-12 tahun dan 13-18 tahun.
"Sebenarnya ada banyak kategori lomba. Namun, kami selenggarakan yang akrab dengan peserta," kata Ketua Panitia SEARO Santoso Gondowidjojo, yang juga General Chairman Robotic Organizing Committee Indonesia (ROCI), Jumat (26/6) di Solo.
SEARO dibagi dalam lima kategori, yakni non-program line tracer, maze solving, obstacle, carrier machine, dan creative robot. Lomba diikuti oleh tiga kelompok peserta, yakni yunior 1 (di bawah 8 tahun), yunior 2 (8-12 tahun), dan challenge (13-18 tahun). SEARO adalah lomba robot tingkat Asia Tenggara yang pertama kali digelar.
Ada 90 tim yang berpartisipasi dalam olimpiade ini. Satu tim terdiri dari 1 hingga 3 orang. Tiga tim berasal dari Singapura dan Malaysia. Namun, terkait isu flu A-H1N1, lebih dari 25 peserta dari Singapura, Malaysia, dan Filipina batal mengikuti.
"Pemerintah dan orangtua peserta melarang anaknya hadir, kalau anak dan sekolahnya sih antusias," kata Santoso.
