JAKARTA, KOMPAS.com - Rata-rata bangku kosong untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahap II di SMA/SMK dari hari pertama kemarin, Kamis (9/7), sudah terisi penuh, meskipun masih ada satu dua yang mendaftar. PPDB Tahap II ditutup pukul tiga siang tadi, Jumat (10/7).
SMAN 3 Jakarta, misalnya. Dari 23 bangku kosong yang tersedia, di hari pertama sudah ada 36 orang pendaftar. Toh, di hari kedua ini masih ada 2 orang yang datang mendaftar. Sebanyak 22 bangku tersebut diperebutkan oleh 22 siswa dari DKI Jakarta dan 1 siswa dari luar DKI.
Bangku kosong SMKN 1 Budi Utomo, Jakarta, juga sudah terisi penuh dari hari pertama. Total bangku kosong yang diperebutkan adalah 42 bangku. Di SMAN 1 Budi Utomo juga terisi penuh pada jam 10 pagi tadi. Dari 11 bangku kosong yang tersedia, sudah ada 10 orang yang mendaftar di hari pertama. Hari ini, ada 1 orang yang juga sudah mendaftar. SMAN 1 tidak membuka pendaftaran siswa dari luar DKI.
“Memang hari ini masih bisa daftar, kan sudah ada peraturannya kalau pendaftaran Tahap II ada dua hari, sehingga tidak menutup kemungkinan NEM yang lebih besar menyingkirkan NEM yang lebih kecil,” jelas Dra. Titi Nurhayati, Humas SMAN 1.
Namun Titi mengaku, nilai terendah siswa di Tahap II ini jauh berbeda dengan siswa Tahap I. Nilai NEM terendah Tahap I kemarin 32, 80 sedangkan nilai terendah Tahap II ini rata-ratanya hanya 6.
“Tapi siswa itu beragam, ada yang pintar sekali ada juga yang tidak, tetapi belum tentu yang nilainya rendah di UN itu tidak pintar, kan?” jelasnya.
Di Tahap II, passing grade SMKN 1 juga nilai rata-ratanya hanya 6, 35. Sementara itu, nilai terendah di SMAN 1 adalah 6, 688 dan nilai tertingginya 7,563.
Hal senada juga diberitahu oleh Dartono SPd, M.Si, panitia pendaftaran siswa baru di SMKN 1 Jakarta.
“Sudah penuh, tinggal geser saja siapa nilai yang lebih tinggi dan rendah,” ujar Dartono.

