Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 13:43 WIB
Prof Har, Resmi Menjadi Rektor Binus
LTF | Senin, 17 Agustus 2009 | 13:05 WIB
|
Share:

shutterstock
Ilustrasi:"World class university tidak sama dengan ranking, tetapi sebuah visi yang harus bisa dirasakan oleh para stakeholder, orang tua, dan mahasiswa untuk menjawab tantangan pendidikan ke depan," ujar Prof Har, rektor Binus di Jakarta, Sabtu (15/6).

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Prof Dr Ir Harjanto Prabowo resmi dilantik sebagai rektor Universitas Bina Nusantara (BINUS) periode 2009-2013, Sabtu (15/8). Ia menggantikan kepemimpinan Prof Dr Gerardus Polla, M.App, Sc yang telah mengabdi selama empat tahun di Binus.

Harjanto, yang biasa disapa dengan sebutan "Prof. Har", menamatkan gelar sarjana teknik elektro dengan predikat lulusan terbaik di Universitas Dipenogoro, Semarang, pada 1988. Pada 1996, Prof Har menamatkan pendidikan progam S2 MM Sistem Informasi di Universitas Binus, dan pada 2005 juga berhasil menyelesaikan program Doktor Manajemen di Universitas Padjajaran, Bandung, dengan predikat cum laude.

Di Binus sendiri, Prof Har telah berkiprah selama 15 tahun dengan berbagai tanggung jawab yang diembannya. "Rektor Karir" ini memulainya sebagai seorang dosen, kemudian ketua jurusan, lalu menjadi dekan, direktur operasional, hingga menjabat Chief Information Officer selama empat tahun terakhir.

Dalam sambutan pidato pelantikannya, Guru Besar Tetap bidang Manajemen Sistem Informasi di Binus ini mengatakan, keberadaan Binus saat ini merupakan perjalanan panjang hasil kerja keras para sivitas akademikanya dari sebuah lembaga kursus kemudian universitas pilihan, dan ke depan berancang-ancang menargetkan visi sebagai 'World Class University 2020'. 

"Saya semakin menyadari posisi Binus yang kini dihadapkan pada banyak perubahan dan tantangan di dunia pendidikan seperti krisis ekonomi, globalisasi pendidikan dan tuntutannya, serta persaingan antar perguruan tinggi, sehingga pengalaman dan prestasi dari para pendahulu Binus akan menjadi bekal saya memimpin selama empat tahun ke depan," tukas Harjanto.

"Bagi Binus, world class university tidak sama dengan ranking, tetapi sebuah visi yang harus bisa dirasakan oleh para stakeholder, orang tua, dan mahasiswa untuk menjawab tantangan pendidikan ke depan," ujarnya.