SEMARANG, KOMPAS.com - Perguruan tinggi swasta perlu meningkatkan daya saing dan reputasinya agar bisa mensejajarkan diri dengan perguruan tinggi negeri. Untuk itu, mahasiswa dan dosen perlu didorong untuk berprestasi.
"Persaingan antarperguruan tinggi saat ini semakin ketat. Untuk itu, saya harapkan PTS mau berlomba-lomba meningkatkan kualitasnya agar tidak ada lagi dikotomi dengan PTN," ujar Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Wilayah VI Mustafid seusai pelantikan dan serah terima jabatan Rektor Universitas Katolik Soegijapranata, di Kota Semarang, Selasa (1/9).
Yohanes Budi Widianarko terpilih menjadi Rektor Unika Soegijapranata periode 2009-2013 menggantikan Yohannes Bagus Wismanto. Budi berhasil mengungguli Dekan Fakultas Teknik Retno Susilorini dan Wakil Rektor IV Vincent Didiek Wiet Aryanto.
Menurut Mustafid, Unika Soegijapranata merupakan salah satu contoh PTS di Jateng yang sudah bisa mensejajarkan diri dengan perguruan tinggi negeri (PTN). Hal ini terbukti setelah pada tahun 2008, Unika Soegijapranata berhasil menembus 50 besar jajaran universitas yang paling menjanjikan (promising university) di Indonesia.
Kampus lainnya yang memiliki reputasi di tingkat nasional adalah Universitas Islam Sultan Agung Semarang dan Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. "Pimpinan PTS perlu mengarahkan dosen dan mahasiswanya agar memiliki kreativitas," ucap Mustafid.
