Senin, 21 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Senin, 21 Mei 2012 | 18:47 WIB
Ciptakan "Refreshing Helm", Siswa Sidoarjo Terima Penghargaan
Aris Prasetyo | latief | Selasa, 13 Oktober 2009 | 10:02 WIB
|
Share:

shutterstock
Ilustrasi: "Motor penggerak kami ambil dari alat pengharum ruangan yang biasa dipasang di dinding. Perlu dua baterai 1,5 volt untuk menggerakkan motor. Dengan semua peralatan yang ditanam di helm, berat helm menjadi sekitar 1,5 kilogram," kata Edwin.

TERKAIT:

SIDOARJO, KOMPAS.com - Dua siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Jawa Timur, menjadi juara pertama dalam National Young Innovator Award II 2009, Minggu (11/10) di Jakarta.

Kedua siswa itu, Edwin Aditya Herbanu (17) dan Agus Arif Rahman (17), mendapat penghargaan dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia untuk kategori teknologi terapan dengan karya mereka ”Refreshing Helm”. Refreshing helm adalah helm standar yang ditambahi fungsinya sebagai pemasok oksigen murni.

”Jika merasa sesak akibat polusi udara, pengendara sepeda motor bisa mendapat tambahan oksigen sehingga nyaman,” kata Agus, saat memamerkan temuannya, Senin (12/10) di sekolahnya.

Edwin menambahkan, tabung oksigen berkapasitas 500 cc yang diletakkan di bagian belakang helm akan memasok oksigen secara otomatis ke pemakai jika kadar oksigen di udara kurang dari 20 persen.

Alat sensor yang ditanam di helm akan mengirimkan data itu ke prosesor mini yang berhubungan dengan motor penggerak. Motor kemudian memompa katup tabung untuk mengalirkan oksigen.

”Motor penggerak kami ambil dari alat pengharum ruangan yang biasa dipasang di dinding. Perlu dua baterai 1,5 volt untuk menggerakkan motor. Dengan semua peralatan yang ditanam di helm, berat helm menjadi sekitar 1,5 kilogram,” kata Edwin.

Menurut pendamping kedua siswa, Yudi Triwibowo, yang mengajar muatan lokal robotik di sekolah itu, temuan Edwin dan Agus akan dipatenkan. Saat ini, helm itu masih perlu disempurnakan agar lebih ramping.

Menurut Kepala SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo Hidayatullah, kedua siswa itu menjadi juara pertama di South East Asian Robotic Olympiad, Agustus 2009, serta juara kedua Indonesia Information and Communication Technology Award, Juli 2009.

Sumber :
Kompas Cetak