Senin, 28 Juli 2014

News / Regional

Duh, Lulusan SMA Tak Bisa Ikut Tes CPNS

Kamis, 15 Oktober 2009 | 10:43 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com - Ribuan pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kota Palembang, kecewa karena pemerintah setempat hanya menyediakan formasi untuk lulusan program diploma (D-3) dan sarjana (S1), sedangkan tamatan SMA tidak tersedia.

"Begitu ada informasi akan dibuka penerimaan CPNS, kami sudah menyiapkan berbagai persyaratan, terutama membuat kartu kuning (AK1), surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), termasuk surat keterangan kesehatan yang membutuhkan biaya dan banyak waktu terbuang," kata Fitrianti, pencari kerja lulusan SMA di Palembang, Kamis (15/10).

Menurut dia, semula harapan untuk menjadi CPNS sudah di depan mata dengan dibukanya formasi penerimaan di sejumlah dinas instansi di wilayah Sumsel, sehingga semua persyaratan segera diurus.

Namun, setelah semua persyaratan lengkap dan berkas siap dikirim semua, harapan itu pupus sudah, setelah sejumlah surat kabar mengumumkan formasi CPNS tahun ini hanya yang mengantongi ijazah program DIII dan sarjana (S1).

"Sekarang ini kalau hanya mengandalkan ijazah SMA, jangan harap untuk bisa bekerja sebagai pegawai negeri di salah satu dinas instansi, untuk lulusan sarjana saja masih sulit," kata Sofyan, pencari kerja lainnya.

Menurut dia, pencari kerja yang sudah mengantongi ijazah sarjana saja sekarang ini masih sulit mencari kerja, buktinya formasi penerimaan CPNS tahun ini hanya sarjana pendidikan tertentu saja, seperti tenaga medis dari lulusan dokter, dan tenaga sarjana akuntansi.

Sekdaprov Sumsel, Musrif Suardi, sebelumnya mengatakan, formasi penerimaan CPNS tahun ini hanya lulusan sarjana dan DIII, sedangkan dari SMA hanya yang akan diangkat tenaga honorer sudah masuk dalam database.

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan, terhitung 15 Oktober 2009 membuka penerimaan CPNS sebanyak 521 orang untuk formasi 2009.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD) OKI, Drs H Zulkarnain MM, di Kayuagung, sebelumnya menyebutkan bahwa dari jumlah kuota tersebut masing-masing untuk formasi CPNS Umum penerimaan guru sebanyak 202 orang, Tenaga Strategis sebanyak 87 orang, Tenaga Kesehatan 168 orang dan sisanya 64 orang dari honorer.

Dia mengatakan, para pelamar yang ingin ikut tes CPNS itu untuk formasi umum minimal harus tamatan diploma dua (D2) untuk formasi CPNS guru maupun Tenaga Kesehatan, sedangkan tenaga strategis lagi dibahas apakah dari sarjana (strata 1) atau dari diploma, tapi untuk formasi tenaga honorer rata-rata banyak dari tamatan SMA.


Editor : hertanto
Sumber: