JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berjanji segera mengatasi persoalan energi yang mengakibatkan pemadaman listrik masih terjadi. Pemadaman listrik yang tidak terjadwal sangat mengganggu kinerja industri dan memengaruhi produktivitas.
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengungkapkan hal itu usai meninjau pengobatan gratis oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Depnakertrans di Perkampungan Industri Kecil (PIK) Jakarta Timur, Selasa (3/11). Turut hadir Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan I Gusti Made Arka, Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga, dan Ketua Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Haryono.
"Sebagai Menakertrans saya sedih terhadap kekurangan (daya) listrik belakangan ini karena akan berpengaruh pada keselamatan kerja, produktivitas, dan kinerja. Dalam rapat kabinet sudah disepakati masalah ini akan segera diatasi, (Departemen) ESDM yang akan mengelola hal ini," ujar Muhaimin.
Pemadaman listrik sangat meresahkan industri. Pengusaha onderdil kendaraan bermotor di PIK Pulogadung Ibnu Purwanto mengaku, produksi mereka terganggu. "Sampai saat ini kami sudah dua kali terkena pemadaman tanpa pemberitahuan. Kami rugi karena pekerja masuk tapi tidak berproduksi," ujarnya
