JAKARTA, KOMPAS.com - Selain membidik para ekspatriat dan kalangan menengah ke atas, Yayasan Pendidikan Pelita Harapan juga merangkul siswa kalangan menengah ke bawah. Khusus untuk para siswa kurang mampu ini, akan ditampung dengan Sekolah Lentera Harapan.
"Untuk siswa yang kurang mampu, kami ada Sekolah Lentera Harapan. Kalau yang Sekolah Pelita Harapan memang pasarnya untuk ekspatriat dan menengah keatas," ujar Brian Cox, selaku Koordinator seluruh SPH International, Jakarta, Sabtu (7/11).
Menurutnya, kendati dikhususkan untuk kalangan menengah ke bawah, namun Sekolah Lentera Harapan memiliki kualitas yang tidak kalah bagus dengan sekolah Bian Harapan dan Pelita Harapan, sekolah milik yayasan ini lainnya.
Untuk Lentera Harapan, pihaknya juga menyediakan beasiswa bagi siswa yang berprestasi dan mencarikan orang tua asuh sehingga siswa kurang mampu dapat bersekolah hingga tuntas. Tahun depan, pihaknya menargetkan dapat membangun sekitar 1.000 sekolah Lentera Harapan di seluruh Indonesia.
Adapun untuk Sekolah Pelita Harapan, diharapkan dapat dibangun sekitar 10 sekolah dan untuk Sekolah Dian Harapan sekitar 100 sekolah. "Lentera Harapan itu untuk yang kurang mampu. Tagetnya bisa 1.000 sekolah di seluruh Indonesia," tandasnya.

