LONDON, KOMPAS.com — Sebanyak tiga mahasiswa Indonesia berprestasi mendapat penghargaan Mondialogo Award dari UNESCO dan perusahaan Jerman Daimler AG yang memproduksi mobil mewah Mercedez-Benz di Stuttgart, Jerman.
"Selain tiga mahasiswa teknik Indonesia berprestasi, Mondialogo Engineering Award juga diberikan kepada 60 mahasiswa berprestasi dari 28 negara," ujar Counsellor Sosbud dan PIPP KBRI Berlin Agus Priono di London, Kamis (12/11).
Penghargaan tersebut terbagi dalam tiga proyek, yaitu bidang pembangunan, pengentasan kemiskinan, dan lingkungan.
Ketiga mahasiswa Indonesia berprestasi tersebut adalah Benny dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dengan proyek Zero Waste Production System in Small/Medium Industrial Cluster yang meraih medali emas.
Sementara itu, Fengky Satria Yorestra dari Universitas Andalas dengan proyek Evacuation Infrastructure from Tsunami for Coastal Communities in West Sumatra meraih medali perak.
Mahasiswa Udayana, Nanang Sugianto, dengan proyek Development of a Transportable Bioreactor for Anaerobic Treatment meraih medali perunggu.
Proyek Benny, mahasiswa Teknik Kimia semester 7 UGM, yang bermitra dengan Awqi Gibran dari Chalmer University of Technology, Gothenberg, Swedia, dinilai dewan juri independen bermanfaat dan kreatif karena berhasil menciptakan sumber energi alternatif bagi perkampungan secara berkelanjutan.
Dewan juri yang berasal dari beberapa negara menilai proyek Benny memanfaatkan limbah industri dan biologi untuk memproduksi barang kebutuhan sehari-hari, seperti sabun herbal, berhak meraih medali emas.
Penganugerahan medali dilakukan Pimpinan Puncak Daimler AG dan Mercedez-Benz, Walter Eldern, dan perwakilan dari UNESCO, Dieter Zetsche.