JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk menarik kunjungan pelajar, beberapa pengelola museum nasional di beberapa negara sedang berencana membuat children museum. Sayangnya, Indonesia belum sejauh itu.
Jepang, misalnya, sudah mengarah ke rencana tersebut. Sementara itu, China bahkan telah merenovasi museum nasionalnya untuk memberi space tersendiri bagi pendirian children museum tersebut.
Demikian hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Bimbingan dan Publikasi Museum Nasional Indonesia Dedah Rufaedah Sri Handari, ditemui di sela Lomba Melukis Siswa SD: Mencintai Alat Musik Tradisional Indonesia di Museum Nasional, Jakarta, Minggu (6/12).
Dedah mengatakan, saat ini, Musium Nasional baru memiliki Kids Corner yang dibangun sejak 2005 di salah satu sudut bangunan museum bersejarah tersebut. Di tempat itulah pengelola Museum Nasional memberikan ruang apresiasi bagi karya-karya siswa SD, SMP, atau SMA yang berprestasi untuk dipamerkan, seperti karya dari tiga pemenang lomba lukis tingkat SD ini.
Adapun pemenang lomba, juara pertama diraih oleh Bea Hendrata dari SD Sang Timur Jakarta, juara kedua Hyacinthia Kesuma dari SD Stella Maris Jakarta, dan juara ketiga Adhiningdyah dari SD Islam Al Fajar.
"Tahun ini kunjungan ke Museum Nasional mencapai 127.000 dan masih perlu ditingkatkan lagi," ujar Dedah
