Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 02:02 WIB
Terlalu Dini Jadikan Hasil UN Syarat Masuk PTN
Andy Riza Hidayat | latief | Selasa, 29 Desember 2009 | 09:58 WIB
|
Share:

HERU SRI KUMORO/KOMPAS IMAGES
Ilustrasi: Sebelum diberlakukan hasil UN sebagai syarat masuk PTN, semestinya dibangun terlebih dahulu mekanisme penilaian yang selama ini berlaku di perguruan tinggi.

TERKAIT:

MEDAN, KOMPAS.com — Terlalu dini menjadikan hasil UN sebagai syarat masuk perguruan tinggi. Pemerintah pun mestinya memperbaiki mekanisme pelaksanaan UN jika ingin menjadikannya sebagai syarat masuk ke perguruan tinggi.

Ketua Dewan Pendidikan Medan Mutsyuhito Solin mengatakan, terlalu dini menjadikan hasil UN sebagai syarat masuk perguruan tinggi. Sebelum hal ini diberlakukan, semestinya dibangun terlebih dahulu mekanisme penilaian yang selama ini berlaku di perguruan tinggi.

”Standar perguruan tinggi perlu disiapkan dahulu,” katanya di Medan, Senin (28/12/2009).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Hasan Basri mengatakan, UN tetap akan digelar pada Maret 2010. Pelaksanaan UN berlangsung lebih cepat daripada biasanya yang digelar pada April atau Mei. Percepatan ini sesuai dengan keputusan Menteri Pendidikan tentang pelaksanaan UN tahun ini.

Pelaksanaan UN tahun ini, katanya, berbeda dengan tahun sebelumnya. Peserta UN yang tidak lulus bisa mengulang ujian pada waktu berikutnya. Perubahan juga berlaku untuk keterlibatan perguruan tinggi.

”Sebelumnya mereka bertugas sebagai tim independen, tetapi kali ini mereka bisa menjadi pengawas dan masuk ke ruangan,” katanya.

Hasan berpendapat, hasil UN mesti mendapat apresiasi sebagai salah satu syarat masuk ke perguruan tinggi. ”Siswa bisa mengukur kemampuan mereka sesuai nilai UN. Perguruan tinggi lalu menyeleksi mereka seperti penerimaan siswa baru,” kata Hasan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Universitas Negeri Medan akan memantau lebih dekat pelaksanaan UN tahun ini. ”Sejauh ini UN belum kredibel karena itu belum bisa dipakai sebagai syarat untuk masuk ke perguruan tinggi. Kita lihat saja pelaksanaan tahun ini, semoga ada perbaikan,” ujar Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) Syawal Gultom, Senin di Medan.

Sumber :
Kompas Cetak