JAKARTA, KOMPAS.com - Sekitar 50 orang yang tergabung dalam Komite Rakyat Peduli Pendidikan (KORLAP) berunjuk rasa di Kantor DPRD DKI Jakarta menuntut pembatalan pencoretan beberapa mata anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan yang dituding dicoret oleh DPRD adalah Bantuan Operasional Buku (BOB) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP).
Aswan Ghazali, Koordinator KORLAP, Senin (11/1/10) mengatakan, BOB yang semula dianggarkan Rp 42 miliar dipangkas habis. Sedangkan, BOP yang mencapai Rp 75.000 per siswa dipotong menjadi Rp 50.000. Sisanya untuk perbaikan gedung sekolah.
Dalam demo yang diikuti oleh kaum perempuan itu, Aswan mengatakan, mereka meminta kedua anggaran itu dipulihkan agar biaya pendidikan anak-anak menjadi murah. Uang sekolah dan buku merupakan salah satu komponen biaya yang membuat pendidikan terlalu mahal.
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Firmansyah mengatakan, dana yang terkait dengan pendidikan sudah dikembalikan sesuai kesepakatan semula. DPRD mendukung langkah pemerintah untuk membuat biaya pendidikan lebih murah.

