Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 02:13 WIB
Persiapan UN Kuras Saku Siswa
Ester Lince Napitupulu | made | Selasa, 12 Januari 2010 | 19:39 WIB
|
Share:

HERU SRI KUMORO/KOMPAS IMAGES
Ilustrasi: Sampai sejauh ini memang belum ada aspirasi masyarakat terkait UN yang telah diakomodasi secara positif oleh pemerintah, sehingga Komisi X DPR-lah yang seharusnya bisa mewakili aspirasi itu.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Persiapan untuk menghadapi ujian nasional yang dijalani siswa, ternyata cukup menguras duit. Pendalaman materi yang dilakukan sekolah juga memungut dana dari siswa. Belum lagi jika ikut bimbingan belajar, pengeluaran untuk persiapan UN bisa mencapai jutaan rupiah.

Bahkan, SMP yang menjalankan pendidikan dasar gratis, memungut uang dari siswa khusus untuk pendalaman materi UN.

Demikian fakta-fakta yang mengemuka di seputar persiapan ujian nasiona (UN) yang dilakukan sekolah dan siswa dari berbagai daerah, Selasa (12/1/2010). Bahkan, SMP yang menjalankan pendidikan dasar gratis, memungut uang dari siswa khusus untuk pendalaman materi UN.

Yeremia (15), siswa SMP negeri di Kota Bandung, mengatakan siswa membayar uang bulanan Rp 100 ribu/bulan untuk biaya pendalaman materi. Pendalaman materi bagi siswa kelas IX dilakukan setiap usai jam pelajaran sekolah selama satu jam.

Selain itu, pemantapan menghadapi UN juga dilakukan Yeremia di bimbingan belajar sejak semester ganjil. Dia bergabung di salah satu bimbingan belajar dengan biaya Rp 6,5 juta selama satu tahun.

Kila, siswa di salah satu SMP negeri Jakarta, mengatakan sekolah meminta biaya untuk pendalaman materi UN yang dilakukan setiap Sabtu selama 4,5 jam yang dilaksanakan sejak Desember lalu. Selain itu, Kila juga ikut bimbingan belajar sejak di awal kelas IX dengan biaya Rp 3,5 juta/tahun.

Muja, siswa di salah satu SMA Negeri Depok, mengatakan pendalaman materi di sekolahnya sejak jam ke nol selama satu jam mulai November lalu. Untuk pendalaman materi, siswa dikenai biaya Rp 160.000 per bulan. Pembayaran uang sekolah siswa kelas XII pun membengkak menjadi Rp 285 ribu per bulan.