Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 13:27 WIB
Selamat, Tim "BigBang" ITB Raih TSRA 2009!
LTF | latief | Rabu, 24 Februari 2010 | 12:56 WIB
|
Share:

imaginecup 2009
Ilustrasi: Tim 'Big Bang' ITB menjuarai Imagine Cup 2009 yang digelar oleh Microsoft pada final 3 - 7 Juli 2009 lalu di Kairo, Mesir. Tim Brazil dan Kroasia menyusul di tempat kedua dan ketiga.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkat Moses, Tim "BigBang" Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali meraih prestasi dengan memenangkan Tanoto Student Research Award (TSRA) 2009 yang disematkan pada 9 Januari 2010 lalu.

Pemikiran mahasiswa ITB harus dikembalikan pada khitahnya sebagai cendekiawan intelektual yang bukan semata sibuk turun ke jalan.
-- Jaji S Satira

Tim "BigBang" yang terdiri dari lima mahasiswa anggota Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika ITB itu berhasil menyisihkan lima tim finalis lainnya yang juga dari ITB, yaitu Himpunan Mahasiswa Teknik Fisika, Himpunan Mahasiswa Fisika, Himpunan Mahasiswa Biologi, Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro, serta Himpunan Mahasiswa Teknik Material.

Menurut dewan juri dari Tanoto Foundarion Ir Ratih S.A Loekito, pada penyelenggaraan TSRA 2009 yang bekerjasama dengan ITB ini, jumlah proposal penelitian yang masuk sebanyak 14 buah. Setelah melalui serangkaian penelitian dan dipresentasikan, dewan juri menetapkan 6 finalis dan dimenangkan oleh tim "BigBang" dengan penelitian yang dinamainya Moses atau Malaria Observation System and Endemic Surveillance.

Kepala Biro Kemahasiswaan ITB, Jaji S Satira, mengatakan, kemenangan tim "BigBang" di beberapa event internasional selama periode 2009 lalu dan TSRA 2009 diharapkan bisa menjadi motivasi bagi gairah riset dan penelitian di kalangan mahasiswa Indonesia umumnya, dan ITB khususnya.

Dengan ukiran prestasi tersebut, kata dia, langkah dan pemikiran mahasiswa ITB saat ini harus dikembalikan pada khitahnya, yaitu sebagai cendekiawan intelektual yang bukan semata hanya sibuk turun ke jalan dan berdemonstrasi.

"Hasilnya, saat ini semakin banyak mahasiswa himpunan yang membuat dan mengirimkan karya-karya ilmiahnya untuk ikut dilombakan. Jangan heran, pada pekan ilmiah mahasiswa nasional yang lalu jumlah proposal dari ITB bisa sampai 300," ujar Jaji.