Padang, Kompas
Marlis mengutarakan hal itu saat berpidato dalam upacara penandatanganan pemberian bantuan dari The Jakarta Japan Club Foundation (JJCF) untuk pembangunan empat gedung sekolah di Kota Padang. Padahal, imbuh Marlis, pada tahun awal ia menjadi wakil gubernur dengan gubernur saat itu masih dijabat Gamawan Fauzi, anggaran pendidikan hanya dialokasikan 3,1 persen.
”Lalu naik menjadi 13,1 persen, 20 persen, dan sekarang
Sementara itu, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kojiro
Bantuan sebesar Rp 2,5 miliar yang diberikan kepada Gubernur Sumbar Marlis Rahman itu ditujukan untuk membangun SMA Negeri 10, SD Negeri 14 Ulak Karang, SD 23 Lolong, dan SD 01/07 Ampang.
Marlis mengatakan, gedung- gedung sekolah yang direhabilitasi dengan teknik retrofit
Namun, Marlis mengatakan, dirinya belum tahu akan sampai berapa banyak bangunan sekolah yang akan difungsikan juga sebagai tempat perlindungan itu. ”Pembangunan shelter harus dipikir dengan baik,” ujar Marlis Rahman.
Ketua JJCF Kimihisa Imada mengatakan, JJCF untuk sementara hanya akan mengucurkan bantuan untuk empat sekolah tersebut. Ia memastikan belum akan memberikan bantuan lain untuk lokasi lainnya.
Investor yang terdiri atas 425 perusahaan menganggap Indonesia adalah mitra bisnis yang penting. Kimihisa Imada mengatakan, saat ini sekitar 75 persen anggota JJCF bergerak di bidang manufaktur.

