MADIUN, KOMPAS.com — Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun menargetkan angka kelulusan ujian nasional siswa SMP/SMA/SMK di Kabupaten Madiun tahun ini mencapai 100 persen.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun Sumardi, Rabu (17/3/2010), mengatakan bahwa target itu meningkat tipis dari tahun sebelumnya. Di sisi lain, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surabaya hanya menargetkan kelulusan UN 97,5 persen atau sama dengan tahun lalu.
Sumardi mengatakan, tingkat kelulusan SMA tahun 2009 mencapai 98,98 persen dari 2.152 siswa, SMK mencapai 99,96 persen dari 2.229 siswa, SMP mencapai 97,22 persen dari 6.905 siswa, dan tingkat SD mencapai 100 persen.
Terkait peningkatan tersebut, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan guna menunjang target, baik persiapan dari segi siswa, guru, maupun sistem UN yang telah dibahas jauh hari sebelumnya dengan berbagai pihak terkait. "Kami melakukan try out dan penambahan jam belajar siswa melalui bimbingan belajar di tiap-tiap sekolah," katanya.
Sumardi yakin, target kelulusan UN 100 persen tersebut dapat diraih, apalagi standar kompetensi lulusan (SKL) tahun 2010 tidak mengalami perubahan dari tahun lalu. SKL ini ditetapkan sebesar 5,50.
Untuk sistem pelaksanaan, Disdik Kabupaten Madiun akan menggandeng perguruan tinggi dari luar Madiun dan dalam Kabupaten Madiun untuk melakukan pengawasan.
"Diharapkan, dengan keterlibatan tim akademisi dari perguruan tinggi, hasil ujian bisa obyektif," katanya.
Tahun ini, UN di Kabupaten Madiun akan diikuti sebanyak 9.417 siswa dari tingkat SMP/MTs, 2.810 siswa dari tingkat SMA, dan 2.633 siswa tingkat SMK.

