Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 13:55 WIB
Wah, Percetakan Soal UN Dijaga Polisi
| hertanto | Jumat, 19 Maret 2010 | 10:38 WIB
|
Share:

BATAM, KOMPAS.com — Percetakan yang mencetak soal Ujian Nasional atau UN tingkat SMP dan SMA untuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau dijaga enam hingga delapan personel kepolisian.

"Percetakan dijaga enam hingga delapan polisi yang bekerja bergilir karena keamanan yang kami utamakan," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Arifin Nasir di Batam, Jumat (19/3/2010).

Dia mengatakan, penjagaan percetakan diperketat untuk menghindari kebocoran soal, seperti yang pernah terjadi pada soal UN, dua tahun lalu.

Selain aparat kepolisian, percetakan juga dipantau dinas pendidikan. Untuk pendistribusian soal ke kabupaten/kota, Arifin Nasir mengatakan, akan dikawal dua aparat kepolisian ditambah dua anggota staf dinas pendidikan.

"Sesampainya di kabupaten/kota, soal akan disimpan di polres atau polresta, juga demi keamanan," kata Arifin.

"Tapi, ada juga yang langsung ditaruh di kantor dinas pendidikan kabupaten/kota, tapi kebanyakan disimpan dulu di polres. Tergantung kesiapan dinas kota/kabupaten," katanya.

Soal untuk Kabupaten Anambas sudah didistribusikan, mengingat lokasi yang sulit ditempuh dan jauh. "Kalau kabupaten/kota lain yang dekat, baru kami distribusikan 20 Maret 2010," kata Arifin.

Mengenai target kelulusan, dia berharap 90 persen siswa lulus UN 2010. Dikatakan, target kelulusan UN 2010 di atas pencapaian tingkat lulus 2009, sebesar 88,76 persen.

Sumber :
ANT