Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 14:01 WIB
Ajaib! 2 Pelajar Akan Istighotsah Unas, Tertabrak Kereta Api Tapi Selamat
Adi Sucipto | yuli | Jumat, 19 Maret 2010 | 18:21 WIB
|
Share:

BOJONEGORO, KOMPAS.com - Agus Yudianto (16) dan Ahmad Bajuri (17), pelajar kelas XII IPS, SMA Islam Al Fatah Desa Pumpungan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, tertabrak kereta api barang jurusan Jakarta-Surabaya, Jumat (19/3) sekitar pukul 13.00.

Saat itu, keduanya berboncengan sepeda motor Honda Supra Fit bernomor polisi L 5578 CS. Warga Desa Kandangan, Kecamatan Trucuk itu ditabrak kereta api di Desa Pumpungan.

Sepeda motor mereka terseret kereta sekitar 30 meter. Bajuri mengalami luka sobek di kaki dan kepala. Agus Yudianto menderita patah lengan kanan dan kaki retak dan sobek, wajah memar dan lecet-lecet. Keduanya mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sosodoro Djatikusumo, Bojonegoro.

Keduanya tertabrak kereta saat menuju sekolah untuk mengikuti istighosah dalam rangka menambah bekal mental spiritual mengikuti Ujian Nasional mulai Senin (22/3/2010). Kepala Sekolah SMA Islam Pumpungan, Iswan Abdul Karim, menjelaskan, istighotsah sebenarnya baru digelar pada Jumat malam. Namun, kedua siswa berangkat siang usai shalat Jumat.

Seorang warga di lokasi kejadian, Wijiyanto (40) yang turut mengantarkan keduanya ke rumah sakit, menyatakan sungguh ajaib keduanya selamat. Menurut Wiji, dua pelajar itu melaju dari arah timur ke barat.

Sesampai di pertigaan ke arah sekolah, mereka belok ke selatan tanpa melihat kiri kanan, sehingga tertabrak kereta dengan nomor log 1006 yang membawa 20 rangkaian. Keduanya terlempar di utara rel, tuturnya.