Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 19:45 WIB
Mendiknas: Jangan Percaya Bocoran Soal UN
Abdul Qodir Zaelani | yuli | Minggu, 21 Maret 2010 | 21:41 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan Nasional, Prof Muhammad Nuh, merasa heran masih ada masyarakat yang percaya pembocoran soal UN lewat layanan pesan singkat (SMS) oleh oknum guru. 

"Kalau dia (guru) tahu bocor, kan pembuktiannya baru tahu besok. Kalau saya punya kotak isi 100, sekarang sisa 90, berarti bocornya 10. Masa sudah tahu bocornya duluan," kata M Nuh kepada Persda Network, Minggu (21/3/2010).

Ia kembali mengimbau agar masyarakat tidak percaya tawaran yang tidak jelas tersebut. Berdasarkan pengalaman UN sebelumnya, orang-orang yang menawarkan soal UN hanya ingin mengambil keuntungan di tengah keresahan sejumlah siswa dalam menghadapi UN. 

"Saya imbau masyarakat tidak perlu percaya yang begituan. Mereka hanya memanfaat dan mengambil keuntungan. Itu juga bisa mengacaukan masyarakat," tegas Nuh.

"Kalau sudah  percaya yang begituan, nanti malah siswanya malas belajar," ujarnya. Nuh lantas berterima kasih kepada media massa yang berpartipasi dalam menyorot pengawasan dan pelaksanaan UN. "Saya berterima kasih kepada media yang tetap mengawasi pelaksaan UN ini," pungkas Nuh.

Sumber :
Persda Network