Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 15:38 WIB
L'Oreal Girls Science Camp 2010
Selamat, Binus Juara Satu!
Wawa | Latief | Kamis, 24 Juni 2010 | 15:05 WIB
|
Share:

wawa
SMA Binus Serpong menjadi juara pertama dengan proyek penelitian sains berjudul "Biogas Goes to School".

TERKAIT:

BOGOR, KOMPAS.com - Tiga tim Sekolah Menengah Atas (SMA) berhasil membawa pulang trofi kompetisi sains tingkat pelajar puteri skala nasional di ajang L'Oreal Girls Science Camp 2010. SMA Binus Serpong menjadi juara pertama dengan proyek penelitian sains berjudul "Biogas Goes to School".

Peneliti yang sukses adalah yang open minded, kreatif, orisinal, dan berpikir out of the box.
-- Wiratni

Juara kedua diraih oleh SMAN 1 Gunung Sindur, Bogor, dengan proyek penelitian berjudul "Briket Wangi dari Kotoran Kerbau". Peserta dari Kalimantan Selatan, SMAN 2 Kandangan, menyabet juara ketiga. Ikan Tauman, favorit penduduk lokal di Kalsel, menjadi sumber ide proyek mereka yang berjudul "Minyak Goreng Non Kolesterol Alami dari Limbah Perut Ikan Tauman (Ophiocephalus Micropeltes CV)".

Rangkaian kegiatan L'oreal Girls Science Camp 2010 itu sendiri berlangsung di Bella Campa, Ciawi, Bogor, Jawa Barat, pada 22-23 Juni 2010. Sebanyak 15 tim, dengan jumlah tiga pelajar SMA puteri dari setiap timnya, mempresentasikan proyek penelitian yang sudah diseleksi oleh tim juri.

Tahun ini, kegiatan sains tahunan khusus pelajar puteri tersebut mengangkat tema "Playing Smart with Energy". Inovasi penelitian dari 15 tim bervariasi dengan beragam kreativitasnya mencari sumber energi alternatif dari alam dan dengan biaya seminimal mungkin, dan mudah diaplikasikan, bahkan oleh masyarakat awam.

Dr Wiratni, peneliti dan pengajar di Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta, yang menjadi salah satu juri menjelaskan, penilaian berdasarkan beberapa kriteria utama. Selain dari sisi orisinalitas, salah satu kriteria itu adalah proyek penelitian masuk akal untuk diaplikasikan.

"Peneliti yang sukses adalah yang open minded, kreatif, orisinal, dan berpikir out of the box," jelas Dr Wiratni, menjelaskan makna orisinalitas.