Rabu, 22 Oktober 2014

News / Edukasi

Tes Keperawanan

Sudah Ditekan UN, Kini Tes Keperawanan?

Selasa, 28 September 2010 | 15:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamat pendidikan Darmaningtyas menyatakan tidak perlu ada aturan tes keperawanan bagi pelajar perempuan untuk masuk sekolah. Siswa selama ini sudah tertekan dengan adanya ujian nasional (UN).

"Tes keperawanan itu tidak perlu, untuk apa? Ini kan masalah pribadi," ujar Darmaningtyas kepada Kompas.com di Jakarta, Selasa (28/9/2010).

Dia mengatakan, persoalan keperawanan adalah sesuatu yang privasi. Selama ini anak-anak sekolah di Indonesia sudah cukup terbebani dengan adanya UN.

"Sekarang ditambah lagi dengan tes keperawanan, ini akan menambah beban mental mereka," ujar Darmaningtyas.

Menurut dia, jika anak sekolah sudah mengalami beban mental, anak tidak akan percaya diri lagi untuk masuk sekolah. Padahal seharusnya, lanjut dia, sistem pendidikan itu harus menumbuhkan rasa percaya diri, baik indvidual maupun masyarakat.

"Sebaiknya tolong dicek lagi, siapa yang mewacanakan ide untuk tes keperawanan masuk sekolah, apa latar belakang dia mewacanakan ini," ujarnya.


Editor : Latief