"Indonesia Mengajar", Semua Boleh Daftar - Kompas.com

"Indonesia Mengajar", Semua Boleh Daftar

Kompas.com - 10/02/2011, 16:10 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) maupun nilai akademis lainnya bukan harga mati untuk mengabdi menjadi penebar ilmu pengetahuan di kawasan-kawasan pedalaman. Program "Indonesia Mengajar" masih membutuhkan para sarjana yang memiliki niat dan tekad bulat untuk membagikan ilmunya di pedalaman-pedalaman Indonesia tanpa melihat latar belakang keilmuannya.

Demikian diungkapkan Program Manager Indonesia Mengajar (IM) Retno Widyastuti di "UI Career & Scholarships Expo XI-2011", Kamis (10/2/2011), di Balairung Universitas Indonesia, Kampus UI, Depok.

Retno memaparkan, animo pendaftar tetap membeludak kendati pendaftaran program IM batch kedua periode tahun 2011 baru dibuka April nanti. Pendaftaran batch pertama sudah ditutup pada 31 Januari lalu. "Di sini (pameran) kami buka sampai Sabtu dan memberi kesempatan pengunjung yang tertarik rekrutmen untuk menuliskan alamat emailnya. Nanti, setelah dari sini kami akan memberikan notifikasi lewat email blast untuk aplikasi mereka pada April nanti," ujar Retno kepada Kompas.com.

Ia menambahkan, tingginya animo rata-rata pengunjung karena penasaran dengan program IM yang mengajak mereka mengajar sebagai guru di daerah-daerah pedalaman. Tak sedikit yang bertanya, lanjut Retno, apakah IM mengharuskan IPK tinggi atau program studi tertentu. "Di sini terbuka, tidak ada pengkotakkan harus lulusan bidang sains atau sosial atau pendidikan keguruan. Asalkan sarjana S-1, siapapun berhak mendaftar," terang Retno kepada dua pengunjung yang tengah bertanya.

Ayu misalnya, lanjut Retno, adalah mantan karyawati sebuah perusahaan di Singapura. Perempuan tersebut rela meninggalkan "kenyamanan" pekerjaannya di Singapura untuk ikut program ini. Untuk itulah, Retno menambahkan, kuota pendaftar terbuka bagi semua sarjana di wilayah Indonesia bagian barat hingga timur. Terbukti, pada pendaftaran bulan Januari lalu saja kandidat yang mendaftar mencapai 4.000 sarjana.

"Dari jumlah itu yang sampai pada proses memasukkan lamaran dan diterima pendaftarannya mencapai 1.200 lebih. Artinya, animo masih tinggi dan diperkirakan meningkat pada April nanti," kata Retno.

Ia berharap, para sarjana-sarjana berusia muda dan baru lulus perguruan tinggi mau mengabdikan diri dan ilmunya lewat IM. Tidak perlu khawatir dengan kemampuan mengajar, lanjut Retno, karena yang lolos seleksi nantinya akan diberi pelatihan sebelum diterjunkan sebagai pengajar. Retno melanjutkan, selain selama di pameran ini, pengunjung yang tertarik juga bisa melihat informasi lengkapnya di www.indonesiamengajar.org.


EditorA. Wisnubrata

Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional
Close Ads X