Jumat, 25 Juli 2014

News / Edukasi

REMBUK NASIONAL

Efektifkah Rembuk Nasional Pendidikan?

Rabu, 16 Maret 2011 | 15:07 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh menilai, Rembuk Nasional Pendidikan (Rembuknas) 2011 sangat efektif sebagai sarana komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah.

"Jika sudah bisa dirumuskan kegiatan ini tidak efektif tentu tak akan kita lakukan", kata Mendiknas di Depok, Rabu (16/3/2011).

Nuh beranggapan, Rembuknas memberikan banyak hal, seperti rekonfirmasi kegiatan, adanya arahan dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia, serta memberikan proses pembelajaran.

Selain itu, lanjut Nuh, tema Rembuknas selalu berubah setiap tahunnya. Tahun ini tema yang diangkat adalah "Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Pelaksanaan 5 K Kemdiknas".

"Itulah mengapa rembuk nasional pendidikan ini tetap kami adakan, selain sebagai agenda rutin Kemdiknas juga karena hal-hal tersebut," papar Nuh.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Golkar Hetifah Sjaifudian menuturkan, ada indikasi pertemuan strategis serupa Rembuknas seringkali tidak efektif. Padahal, kata dia, biaya berkumpul se-Indonesia itu pasti besar.

"Di sisi lain selama ini banyak keluhan tentang koordinasi dan harmonisasi, serta penyamaan persepsi tentang kebijakan, kesulitan dalam implementasi, serta kesepakatan penanganannya. Belum lagi komunikasi yang kerap berlangsung satu arah. Harusnya pemerintah pusat lebih banyak mendengar masukan dari daerah," kata Hetifah.


Editor : Latief