Minggu, 20 April 2014

News / Edukasi

Bimbel Bisa Seharga Belasan Juta Rupiah

Senin, 28 Maret 2011 | 19:43 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai upaya menghadapi Ujian Nasional (UN), para siswa melakukan pandalaman materi melalui bimbingan belajar (bimbel) di luar jam sekolah. Beberapa siswa bahkan rela mengeluarkan biaya hingga belasan juta rupiah untuk mengikuti bimbel tersebut.

Dari beberapa tempat bimbel, Bimbingan Tes Alumni (BTA) adalah salah satu tempat bimbel yang gencar menjalin kerjasama dengan beberapa sekolah unggulan, khususnya yang berada di Jakarta. Khusus siswa SMA, BTA mempunyai program Jaminan Uang Kembali (Jambali). Dengan membayar biaya bimbel sekitar Rp 10 juta rupiah selama satu tahun, mereka dijamin lulus UN dan masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

"Mereka dijamin masuk PTN. Jika tidak, 40 persen biaya bimbel akan kami kembalikan," kata Manajer Operasional BTA, Muhammad Toni, Senin (28/3/2011), di Jakarta.

Untuk Jambali, lanjut Toni, program difokuskan pada peningkatan semangat belajar siswa. BTA juga mempunyai kelas khusus untuk meningkatkan motivasi siswa.

"Semakin dekat dengan waktu ujian, semakin banyak kita memberikan treatment," papar Toni.

Adapun untuk program belajarnya, BTA membantu siswa dalam persiapan UN, men-drill soal-soal ujian, dan lebih melatih, serta menambah wawasan dengan mengupas berbagai macam tipe dan karakter soal UN. Selain itu, saat ini BTA telah bermitra dengan beberapa sekolah unggulan, seperti SMAN 70, SMAN 28, SMAN 6, SMAN 24, dan lain-lain.

Ia mengatakan, BTA secara khusus memberikan bimbingan kepada sekolah yang bermitra dengan BTA. Bimbingan diberikan pada jam-jam tertentu selama 90-180 menit di luar jam sekolah.

"Lamanya durasi bimbingan tergantung kesepakatan kami dengan pihak sekolah," kata Toni.

Sementara untuk latihan soal UN, BTA merujuk pada standar kompetensi kelulusan (SKL) yang dikembangkan dan dimodifikasi sehingga sesuai dengan standar tersebut.


Editor : Latief