Sabtu, 2 Agustus 2014

News / Edukasi

SNMPTN 2011

Menguji Kemampuan Ilmu Dasar Seni

Jumat, 3 Juni 2011 | 15:29 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) ujian keterampilan kesenian (seni rupa, seni tari, dan musik) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) diikuti oleh ratusan peserta dari sejumlah daerah. Adapun ujian keterampilan kesenian dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu penguasaan, pemahaman, dan wawancara.

Ketua Jurusan Seni Tari Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNJ Dinny Devitriana mengatakan, seluruh tahapan dalam ujian keterampilan adalah merujuk pada panduan yang telah ditetapkan oleh panitia SNMPTN pusat.

"Sesuai panduan, yang kami ujikan adalah dari bentuk, tes kreativitas, dan wawancara," kata Dinny kepada Kompas.com, Jumat (3/6/2011) siang di UNJ, Jakarta Timur.

Lain halnya dengan ujian keterampilan seni rupa. Ia mengatakan, para peserta ujian diminta menggambar beberapa bentuk dengan kesulitan yang relatif berbeda.

"Mereka diminta membuat gambar bentuk, ada sudut, silinder, dan kerucut. Ketiganya memiliki faktor kesulitan tersendiri dan bentuk yang berbeda. Jadi, kreativitas dan skil mereka kita uji dengan menggambar bentuk tersebut. Karakteristik bahannya juga berbeda, ada yang terbuat dari kaleng, bambu, dan plastik. Jika mereka bisa menangkap, maka mereka bisa menggambarnya karena ini adalah ilmu dasar," timpal Mujiyati, dosen di Jurusan Desain dan Pembelajaran Seni, FBS UNJ.

Ia berharap ujian keterampilan ini dapat menjadi media penyaring untuk mendapatkan calon mahasiswa berpotensi seni dan akademik. Kuota untuk FDS jurusan Seni Rupa paling tinggi, yaitu sekitar 60 orang, yang akan dipilih melalui SNMPTN dan ujian mandiri.

Adapun jumlah peserta yang mengikuti SNMPTN ujian keterampilan di FDS UNJ mencapai ratusan orang. Untuk jurusan seni rupa sebanyak 232 orang, jurusan seni tari 40 orang. Sementara lainnya, jurusan seni musik diikuti oleh 146 orang. Dalam ujian keterampilan musik, para peserta diuji keterampilan instrumen dan menebak nada.


Editor : Latief