Rabu, 17 September 2014

News / Edukasi

Peduli TKI

Mahasiswa IKIP PGRI Buka Posko Aduan TKI

Kamis, 23 Juni 2011 | 16:03 WIB

KULON PROGO, KOMPAS.com - Aksi keprihatinan dan penggalangan dana bagi TKI bermasalah terus bergulir. Di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta, mahasiswa IKIP PGRI Wates menggelar doa bersama dan penggalangan dana.

Mereka juga membuka posko keprihatinan terhadap Ruyati dan TKI lain. Aksi ini diawali di kampus yang terletak di Margosari Pengasih. Para mahasiswa menggelar doa bersama di halaman kampus, dilanjutkan dengan aksi teatrikal.

Mereka juga menggalang dana dari mahasiswa, dosen, dan masyarakat. Penggalangan dana juga dilakukan di pasar-pasar Pada teatrikal ini, mahasiswa menggambarkan kondisi TKI yang bekerja di Arab saudi.

Mulai dari penyiksaan terhadap TKI, percobaan perkosaan hingga penganiayaan. Hingga akhirnya TKI tersebut membunuh, majikannya yang dianggap mengancam jiwanya. "Ini merupakan bentuk dukungan moral terhadap para TKI kita," Ketua BEM IKIP PGRI Astuti.

Mahasiswa juga membuka posko bagi TKI yang bermasalah. Mereka siap menerima aduan, dan dukungan apapun bagi nasib TKI. Dosen IKIP PGRI Wates, Supriyadi mendukung langkah yang dilakukan mahasiswanya.

Bahkan dirinya ikut aktif terlibat dalam kegiatan mahasiswa. Supriyadi melihat kejadian ini tidak boleh terulang lagi. Tinggal bagaimana pemerintah bisa melakukan pengawasan dan kejadian. "Pemerintah harus pro aktif, karena hubungan dengan Arab juga baik," ujarnya.


Editor : Benny N Joewono