Pembayaran Tunjangan Guru Masih Bermasalah - Kompas.com

Pembayaran Tunjangan Guru Masih Bermasalah

Kompas.com - 10/09/2011, 04:13 WIB

Jakarta, Kompas - Pembayaran tunjangan profesi guru di sejumlah daerah terus dikeluhkan guru-guru. Sampai saat ini, sistem pembayaran tunjangan profesi guru sebesar satu kali gaji pokok berubah-ubah, bahkan banyak guru yang tidak mendapatkan pembayaran penuh.

Dana untuk pembayaran tunjangan profesi guru tersebut dikucurkan ke pemerintah daerah untuk disalurkan kepada guru setiap tiga bulan. Namun, kenyataannya, banyak pemerintah daerah yang menahan dana tersebut dan dibayarkan kemudian untuk beberapa bulan sekaligus.

”Guru-guru di Bengkulu yang sudah lulus sertifikasi mengeluhkan pembayaran yang tidak jelas. Dulu enam bulan sekali, tetapi tidak tepat juga. Bahkan, banyak guru yang satu tahun tidak dibayar 12 bulan, tetapi cuma sembilan atau sepuluh kali,” kata Sudarwan Danim, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), dalam Rapat Kerja Nasional Pengurus Besar (PB) PGRI di Jakarta, Jumat (9/9).

Menurut Sudarwan, selama pembayaran tunjangan profesi tidak bersamaan dengan gaji, masalah keterlambatan dan ketidakjelasan akan selalu terjadi.

Ketua Umum PB PGRI Sulistiyo mengatakan, keluhan serupa datang dari guru-guru di Jambi. ”Jangan hanya menuntut guru harus profesional jika pemerintah juga tidak profesional dalam pembayaran tunjangan profesi guru,” ujarnya.

Sertifikasi dievaluasi

Secara terpisah, Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan, pemerintah sampai saat ini belum memiliki sistem evaluasi hasil kinerja guru setelah memperoleh sertifikasi. Akibatnya, belum diketahui apakah sertifikasi benar-benar dapat meningkatkan kinerja guru. ”Kami sedang menyiapkan cara untuk mengevaluasi sertifikasi itu,” ujarnya.

Sistem evaluasi secara berkala itu penting, kata Nuh, karena kinerja guru dipastikan akan fluktuatif. Hasil sertifikasi yang diperoleh guru juga tidak berlaku selamanya. Bisa saja hasil sertifikasi seseorang bisa dicabut karena kinerja yang menurun. ”Tetapi memang kami belum menentukan berapa tahun sertifikasi itu harus dievaluasi,” ujarnya.

Nuh menjelaskan, kinerja guru akan dievaluasi berdasarkan tingkat kehadiran, hasil belajar siswa, peran guru dalam membangun kultur atau budaya di sekolah, dan berbagai aspek lainnya. (ELN/LUK)

Editor

Terkini Lainnya

Aris Wahyudi akan Dijerat Pasal Pornografi dan Perdagangan Orang

Aris Wahyudi akan Dijerat Pasal Pornografi dan Perdagangan Orang

Megapolitan
Wiranto Minta Polemik Pembelian 5.000 Senjata Ditutup

Wiranto Minta Polemik Pembelian 5.000 Senjata Ditutup

Nasional
Napi Narkoba Kabur Saat Hujan Deras dan Mati Listrik di Lapas Parepare

Napi Narkoba Kabur Saat Hujan Deras dan Mati Listrik di Lapas Parepare

Regional
Beban Kerja dan Penyerapan Anggaran Tiap SKPD Berbeda, DPRD DKI Usul Skema TKD Dirombak

Beban Kerja dan Penyerapan Anggaran Tiap SKPD Berbeda, DPRD DKI Usul Skema TKD Dirombak

Megapolitan
Poltracking: Elektabilitas Nurdin Halid-Aziz Tertinggi Jelang Pilgub Sulsel

Poltracking: Elektabilitas Nurdin Halid-Aziz Tertinggi Jelang Pilgub Sulsel

Regional
TNI AU Tak Bermaksud Sanggah Pernyataan Panglima Soal Senjata Ilegal

TNI AU Tak Bermaksud Sanggah Pernyataan Panglima Soal Senjata Ilegal

Nasional
Luruskan Pernyataan Panglima, Wiranto Sebut 500 Pucuk Senjata untuk Pendidikan BIN

Luruskan Pernyataan Panglima, Wiranto Sebut 500 Pucuk Senjata untuk Pendidikan BIN

Nasional
Start dari Urutan Ke-5, Marquez Juarai Balapan GP Aragon

Start dari Urutan Ke-5, Marquez Juarai Balapan GP Aragon

Olahraga
Sejak Pertama Kali Diluncurkan, Nikahsirri.com Dapat 2.700 Klien

Sejak Pertama Kali Diluncurkan, Nikahsirri.com Dapat 2.700 Klien

Megapolitan
Survei Pilkada Jatim: Pemilih 'Cuek' ke Khofifah, yang 'Galau' ke Gus Ipul

Survei Pilkada Jatim: Pemilih "Cuek" ke Khofifah, yang "Galau" ke Gus Ipul

Regional
Begini Modus Operasi Dugaan Pornografi di Situs Nikahsirri.com

Begini Modus Operasi Dugaan Pornografi di Situs Nikahsirri.com

Megapolitan
Kadis Perumahan DKI: Kalau Dia Membubarkan Ibadah Lagi, Keluarkan dari Rusun

Kadis Perumahan DKI: Kalau Dia Membubarkan Ibadah Lagi, Keluarkan dari Rusun

Megapolitan
Panjat Tembok, Napi Narkoba Kabur dari Lapas Kelas II Kota Parepare

Panjat Tembok, Napi Narkoba Kabur dari Lapas Kelas II Kota Parepare

Regional
Diduga Tidak Bisa Berenang, Santri Cilik Tewas Tenggelam

Diduga Tidak Bisa Berenang, Santri Cilik Tewas Tenggelam

Regional
Daftar Juara Jepang Terbuka 2017, Indonesia Raih Satu Gelar

Daftar Juara Jepang Terbuka 2017, Indonesia Raih Satu Gelar

Olahraga


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM