Senin, 24 November 2014

News / Edukasi

Rotary Bantu Bangun TK di Kampung Miskin

Sabtu, 17 September 2011 | 19:57 WIB

BEKASI, KOMPAS.com- Memasukkan anak-anak ke Taman Kanak-kanak masih langka di Kampung Poncol, Desa Segaramakmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Bersekolah di Taman Kanak-kanak sebagai persiapan untuk masuk SD masih dirasa mahal bagi sebagian besar masyarakat yang hidup sebagai buruh pertanian dan tambak.

Guna mendorong semangat sekolah anak-anak sejak dini, Rotary Club Kemayoran (Jakarta) bekerjasama dengan Rotary Club Kobe (Jepang) membantu pembangunan gedung TK sekaligus dilengkapi semua fasilitas permainan, layaknya sebuah TK di kota-kota. Penyerahan gedung TK Al-Munawaroh dilaksanakan pada Sabtu (17/9/2011).

Keberadaan gedung TK Al-Munawaroh di lahan seluas 250 meter persegi nampak mencolok di antara empang-empang ikan dan bangunan rumah warga yang umumnya berbahan bilik bambu. TK yang dikelola yayasan swasta yang menjalankan madrasah ibtidayah (MI) itu akan menjadi sekolah pendidikan anak usia dini yang terjangkau bagi masyarakat.

Presiden Rotary Club Kobe, Hideki Okui, mengatakan, dana untuk mendirikan TK di Kampung Poncol ini merupakan bantuan dari salah satu perusahaan Jepang.

"Dengan berdirinya TK ini, kami harap makin banyak anak yang menimba ilmu. Nantinya, Indonesia bisa menyelesaikan salah satu persoalan di bidang pendidikan," kata Hideki.

Presiden Rotary Club Kemayoran, Carita Tamzil, mengatakan kondisi masyarakat Tarumajaya yang umumnya masih miskin harus dibantu. Masyarakat daerah ini memiliki kualitas sumber daya manusia yang rendah, umumnya hanya lulusan SD.

Menurut Carita, sejak tahun 2007 Rotary Club Jakarta dan Kobe memulai kepedulian dengan membantu perbaikan gedung sekolah MI Al-Munawaroh. Sumbangan diberikan dalam bentuk pembangunan ruang kelas dan sarana air bersih. "Kami lihat ada kebutuhan masyarakat di sini untuk TK. Dengan bantuan dari Jepang, bangunan gedung TK bisa berdiri hari ini dan jadi milik masyarakat," kata Carita.

Gedung Tk Al-Munawaroh terbilang "mewah" bagi warga. Ada dua ruang belajar lengkap dengan bangku, rak buku, hingga lukisan-lukisan di dinding dan satu ruangan guru. Sarana toilet dan wastafel juga tersedia. Termasuk dapur dan halaman yang telah diperkeras. Fasilitas permainana bagi anak-anak TK juga cukup lengkap.

Zainuri, Kepala TK Al-Munawaroh, mengatakan, masyarakat tidak menduga bisa memiliki gedung TK yang bagus dengan fasilitas layaknya TK di kota. "Ini berkat doa masyarakat yang panjang, yang berharap ada perubahan untuk generasi ke depan di kampung ini. Luar biasa banytuan dari Rotary. Tidak pernah terbayangkan kami punya gedung TK yang bagus," kata Zainuri.

Sejak tahun lalu dibuka TK Al-Munaroh yang berlokasi di MI Al-Munaroh. Terdaftar 20 anak tanpa pungutan uang sekolah. Sanny Djohan dari Rotary Club Kemayoran mengatakan kontribusi ini diberikan agar bertumbuh semangat masyarakat untuk mengadakan perubahan melalui pengadaan sarana pendidikan yang baik untuk mengisi kehausan anak-anak mengasah potensi mereka. "Kami juga akan turut memantau jalannya pendidikan di wilayah ini, termasuk mengadakan pelatihan bagi para pendidiknya," kata Sanny.


Editor : Marcus Suprihadi