Guru dan Kepsek Konflik, Siswa Jadi Korban - Kompas.com

Guru dan Kepsek Konflik, Siswa Jadi Korban

Kompas.com - 19/09/2011, 19:38 WIB

SERANG, KOMPAS.com - Ratusan siswa SMAN 1 Ciomas, Kabupaten Serang, Senin (19/9/2011) terlantar dan tidak melakukan aktivitas belajar, karena guru di sekolah tersebut terlibat konflik dengan kepala sekolah.

Para guru yang semestinya mengajar, pergi mendatangi kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Serang di Kota Serang, menuntut agar kepala SMAN 1 Ciomas dicopot dari jabatannya.

Hadi Sumarga, salah satu guru SMAN 1 Ciomas, yang mendatangi Dinas Pendidikan menilai bahwa kepala SMAN 1 Ciomas Dadah Sumiati tidak transparan dalam masalah keuangan sekolah.

"Tidak harmonisnya hubungan antara kepala sekolah dengan pegawai, kemudian ada perbedaan perlakukan dalam proses pelaksanaan layanan administrasi SMAN 1 Ciomas," kata Hadi.

Ketua Komite SMAN 1 Ciomas Hasan Maksudi mengaku dilema atas kondisi tersebut. Hasan mengatakan konflik sebenarnya terjadi sudah lama dan sempat mereda pada bulan Ramadhan. "Tapi enggak tahu kenapa kemudian jadi ribut lagi sekarang," kata Hasan.

Hasan mengatakan, sebanyak 18 guru SMAN 1 Ciomas menandatangani petisi yang meminta agar kepala sekolah diganti. "Saya akhirnya mengizinkan dan menandatangani surat ke Dinas Pendidikan. Pertama memang kepala sekolah sudah menjabat empat tahun. Saya juga khawatir, kalau tidak mengizinkan, para guru akan pindah. Kan ancamannya begitu kalau kepala sekolah tidak pindah. Akhirnya saya setuju saja," kata Hasan.

Ia khawatir jika kemauan para guru tidak dituruti, mereka akan menghasut para siswa untuk melakukan unjuk rasa. Kepala SMAN 1 Ciomas Dadah Sumiati saat dikonfirmasi mengatakan, pangkal dari masalah tersebut adalah uang tunjangan perbaikan penghasilan atau yang kerap disebut sebagai tunjangan daerah.

Dadah mengatakan, guru-guru tersebut dipotong tunjangan daerahnya karena tidak masuk kerja secara penuh seperti yang disyaratkan dalam peraturan yang ada.

"Guru ini tidak masuk tapi ingin agar saya menandatangani bahwa mereka dinyatakan hadir. Saya tidak mau, sama saja saya melindungi guru yang malas," kata Dadah.

Dadah mengatakan, guru yang tidak masuk satu hari akan dipotong tunjangan daerahnya antara Rp 15.000 sampai Rp 20.000. "Kalau dalam sebulan masuk semua, tunjanganyang didapat guru golongan III A adalah Rp 330.000. Tunjangan kan sebenarnya untuk memotivasi agar pegawai giat masuk," kata Dadah.

Dadah juga sempat memperlihatkan dokumen kehadiran para guru sekolah tersebut. Menurut Dadah, para guru honorer lebih memiliki loyalitas kepada sekolah tersebut.

Sementara itu, pantauan, kegiatan belajar mengajar di SMAN Ciomas tidak efektif. Banyak siswa yang menganggur dan tidak belajar. Banyak di antaranya tengah asyik bermain telepon genggam.

Ida, siswa kelas 9 IPA 2 mengaku tidak mengetahui mengapa kegiatan belajar di sekolah berjalan tidak seperti biasanya. "Enggak tahu (permasalahan tersebut). Ya kalau kita sih berharap segera selesai biar bisa belajar lagi seperti biasanya," kata Ida.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serang Daud Fansuri mengatakan akan mengonfirmasi terlebih dahulu pengaduan para guru SMAN 1 Ciomas kepada Kepala SMAN 1 Ciomas. "Apa benar seperti itu. Ya kita akan cari solusi atas masalah ini dan mempertemukan pihak-pihak terkait," katanya.

EditorBenny N Joewono

Terkini Lainnya

Aris Wahyudi akan Dijerat Pasal Pornografi dan Perdagangan Orang

Aris Wahyudi akan Dijerat Pasal Pornografi dan Perdagangan Orang

Megapolitan
Wiranto Minta Polemik Pembelian 5.000 Senjata Ditutup

Wiranto Minta Polemik Pembelian 5.000 Senjata Ditutup

Nasional
Napi Narkoba Kabur Saat Hujan Deras dan Mati Listrik di Lapas Parepare

Napi Narkoba Kabur Saat Hujan Deras dan Mati Listrik di Lapas Parepare

Regional
Beban Kerja dan Penyerapan Anggaran Tiap SKPD Berbeda, DPRD DKI Usul Skema TKD Dirombak

Beban Kerja dan Penyerapan Anggaran Tiap SKPD Berbeda, DPRD DKI Usul Skema TKD Dirombak

Megapolitan
Poltracking: Elektabilitas Nurdin Halid-Aziz Tertinggi Jelang Pilgub Sulsel

Poltracking: Elektabilitas Nurdin Halid-Aziz Tertinggi Jelang Pilgub Sulsel

Regional
TNI AU Tak Bermaksud Sanggah Pernyataan Panglima Soal Senjata Ilegal

TNI AU Tak Bermaksud Sanggah Pernyataan Panglima Soal Senjata Ilegal

Nasional
Luruskan Pernyataan Panglima, Wiranto Sebut 500 Pucuk Senjata untuk Pendidikan BIN

Luruskan Pernyataan Panglima, Wiranto Sebut 500 Pucuk Senjata untuk Pendidikan BIN

Nasional
Start dari Urutan Ke-5, Marquez Juarai Balapan GP Aragon

Start dari Urutan Ke-5, Marquez Juarai Balapan GP Aragon

Olahraga
Sejak Pertama Kali Diluncurkan, Nikahsirri.com Dapat 2.700 Klien

Sejak Pertama Kali Diluncurkan, Nikahsirri.com Dapat 2.700 Klien

Megapolitan
Survei Pilkada Jatim: Pemilih 'Cuek' ke Khofifah, yang 'Galau' ke Gus Ipul

Survei Pilkada Jatim: Pemilih "Cuek" ke Khofifah, yang "Galau" ke Gus Ipul

Regional
Begini Modus Operasi Dugaan Pornografi di Situs Nikahsirri.com

Begini Modus Operasi Dugaan Pornografi di Situs Nikahsirri.com

Megapolitan
Kadis Perumahan DKI: Kalau Dia Membubarkan Ibadah Lagi, Keluarkan dari Rusun

Kadis Perumahan DKI: Kalau Dia Membubarkan Ibadah Lagi, Keluarkan dari Rusun

Megapolitan
Panjat Tembok, Napi Narkoba Kabur dari Lapas Kelas II Kota Parepare

Panjat Tembok, Napi Narkoba Kabur dari Lapas Kelas II Kota Parepare

Regional
Diduga Tidak Bisa Berenang, Santri Cilik Tewas Tenggelam

Diduga Tidak Bisa Berenang, Santri Cilik Tewas Tenggelam

Regional
Daftar Juara Jepang Terbuka 2017, Indonesia Raih Satu Gelar

Daftar Juara Jepang Terbuka 2017, Indonesia Raih Satu Gelar

Olahraga


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM