Jumat, 25 Juli 2014

News / Megapolitan

Kepala SMA Negeri 6 Terancam Dicopot

Rabu, 21 September 2011 | 03:00 WIB

Berita terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Agus Suradika mengungkapkan, Kepala SMA Negeri 6 Jakarta terancam dicopot dari jabatannya apabila terbukti melakukan pembiaran kasus perampasan kaset rekaman video dan kericuhan. Pencopotan adalah sanksi terburuk yang bisa diberikan Dinas Pendidikan DKI Jakarta (Disdik DKI Jakarta).

"Jika ditemukan adanya pembiaran dari Kepala Sekolah, maka kami (Disdik) bisa memberhentikannya," ungkap Agus, Selasa (20/9/2011) di Jakarta.

Ia mengakui, masalah tawuran sulit ditangani dan diantisipasi karena banyaknya faktor eksternal. "Pemeriksaan internal terhadap Kepala SMA Negeri 6 sudah dilakukan," kata Agus.

Ia menuturkan bahwa Disdik DKI Jakarta telah melihat foto-foto dan rekaman kamera CCTV yang dimiliki pihak sekolah. "Sudah kami lihat foto dan rekaman dari pihak sekolah," tuturnya.

Seperti diberitakan, bentrokan antara wartawan dan siswa SMA Negeri 6 Jakarta terjadi pada Jumat (16/9/2011). Semula wartawan sedang menggelar aksi damai di depan SMA Negeri 6 Jakarta akibat adanya peristiwa pengeroyokan terhadap wartawan Trans7, Oktaviardi, saat meliput aksi tawuran antara SMA Negeri 6 dan SMA Negeri 70, Jumat malam. Namun, tiba-tiba kemarahan di antara keduanya pecah lantaran terprovokasi. Tidak jelas dari mana provokasi ini berasal. Ratusan siswa SMA Negeri 6 kemudian berhamburan keluar halaman sekolah mengejar para jurnalis. Polisi sempat kewalahan melerai aksi massa yang kian beringas.


Editor : Egidius Patnistik