Sabtu, 20 September 2014

News /

MUDA CREATIVITY KE-5

Bersaing Menjadi yang Terbaik

Jumat, 2 Desember 2011 | 02:16 WIB

Setelah acara perkenalan volunter Kompas MuDA Batch 4, saatnya mereka mulai bekerja. Volunter di Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Semarang, Bali, dan Surabaya mendapat brifing dari Kompas dan Pertamina Foundation tentang panduan menyusun acara Investo, Investasikan Energimu untuk Bumi.

Yeaayy...! Ayo bersaing untuk menjadi yang terbaik.

Volunter di Jakarta mendapat kesempatan yang pertama pada Selasa (15/11) di gedung Kompas Gramedia, Palmerah Barat, Jakarta. Pertemuan yang diikuti 25 volunter itu berlangsung cukup seru. Selain mendengarkan ceramah dari pembicara, mereka juga memilih ketua dan menentukan nama kelompok.

Anggota volunter sepakat memilih Kevin Arthur Sugito, mahasiswa Universitas Prasetya Mulya, sebagai ketua. ”Kami kan masih baru, awalnya belum saling kenal. Nah, ketika makan siang, baru deh agak akrab,” cerita Kevin yang mengikuti jejak kakaknya yang menjadi volunter Batch 1, Jason.

Kelompok Jakarta juga telah sepakat memilih nama V4E. Kevin menjelaskan, V4E singkatan dari Volunteer for Earth. Sedangkan angka 4 dipilih untuk memberi identitas volunter Batch 4.

”Aku membayangkan kelompok Jakarta bisa membuat sesuatu yang berbeda dengan angkatan sebelumnya. Kalau nilai angkatan sebelumnya 150, kami ingin mendapat nilai 200,” ungkap Kevin bersemangat.

Semangat!

Tak mau kalah dengan Jakarta, volunter di Bandung juga bersemangat menyiapkan acara Investo. Mereka memilih nama Komersia, singkatan dari Kompas MuDA Tanah Siliwangi.

Taufiq Iqbal, mahasiswa Fakultas Psikologi Univesitas Islam Bandung, yang menjadi salah satu volunter, mengatakan, Komersia sedang giat-giatnya mempersiapkan acara. ”Iya nih, kami rapat terus supaya bisa membuat yang terbaik,” katanya.

Komersia juga diajak berkunjung ke Sekolah Alam Dago, Bandung. Kunjungan mereka ke sekolah alam untuk mendapat gambaran mengenai proyek kebun raya mini yang harus dibuat setiap kelompok.

Dari Bandung beralih ke Semarang. Sebanyak 20 volunter Kompas MuDA Semarang mengikuti brifing di kantor Kompas, Semarang, Jawa Tengah. Meski waktu pelaksanaan sempat molor, semuanya berjalan lancar.

Volunter Semarang, Mega Tala Harimukthi, mendapat kesan lucu saat pertemuan pertama dengan teman-teman barunya. ”Aku sempat dikerjain karena datang terlambat. Aku kira terlambat, eh ternyata belum mulai, terus disuruh nyanyi. Aku malah ajak semuanya menyanyi, he-he-he,” cerita Tala.

Tala mengungkapkan, kelompoknya memilih nama Songgo Bumi, yang berarti bumi menopang alam dan seluruh isinya. Untuk itu, generasi muda harus menjaganya. ”Pemilihan nama itu kami putuskan di bus saat perjalanan ke Sekolah Alam Tembalang. Seru juga. Ada tiga pilihan nama, akhirnya kami memilih Songgo Bumi itu,” katanya.

Seperti kota lain, Semarang juga ingin konsep acara yang berbeda dari sebelumnya. ”Tentu saja kami ingin memberi yang terbaik untuk alam,” ucap Tala.

Masih ada beberapa kota yang belum melaksanakan brifing, yaitu Palembang, Medan, dan Makassar.

Ayo, semangaat! Jangan mau kalah dengan kota lain, yaaa…. (SIE)


Editor :