Sabtu, 26 Juli 2014

News / Edukasi

Pendidikan Usia Dini

Akses PAUD Harus Terbuka

Senin, 12 Desember 2011 | 10:20 WIB

JAKARYA, KOMPAS.com- Pendidikan anak usia dini (PAUD) harus terbuka bagi semua anak Indonesia. Sebab, PAUD merupakan pendidikan dasar yang penting untuk menyiapkan generasi masa depan Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing di tingkat regional dan global.

"Masukkan PAUd sebagai prapendidikan dasar yang harus diikuti semua anak Indonesia sampai pelosok Tanah Air," kata Ibu Negara Ani Yudhoyono dalam acara pembukaan Gebyar PAUD 2011 di Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta, Senin (12/12/2011).

Ibu Negara mengingatkan angka partisipasi kasar (APK) anak usia dini pada tahun 2015 harus mencapai 75persen, seperti ketetapan UNESCO. "Karenma itu, harus ada percepatan unutk membuka akses PAUD bagi semua anak Indonesia yang 20 tahun ke depan nanti jadi generasi penerus bangsa," kata Ani.

Menurut Ani, pemerintah pusat dan daerah harus menyediakan sarana dan prasana PAUD yang memenuhi standar pelayanan minimal untuk anak-anak usia dini di daerah-daerah miskin dan pedesaan dan perbatasan. Selain itu, perlu juga ada standarisasi guru PAUD.

"Yang tak kalah penting, libatkan orang tua. Bisa diadakan kelas pengasuhan orang tua supaya ada kesinambungan antara pendidikan di PAUD dan di rumah," ujar Ani yang didaulat menjadi Bunda PAUD Tingkat Nasional.

Ibu Negara berjanji, predikat Bunda PAUD Tingkat Nasional yang disandangnmya secara resmi mulai Senin ini tidak berhenti sebagai simbol saja. "Saya berjanji untuk bekerja keras memajukan PAUD di Indonesia yang memanbg penting. Semoga semangat saya ini disambut semua pihak yang peduli dan terkait memajukan layanan PAUD di Indonesia," katanya.

Ibu Negara menegaskan supaya anggaran pendidikan nasional yang terus meningkat juga dialokasikan untuk meluaskan akses dan mutu PAUd. "Layanan PAUD yang murah dan berkualitas harus dapat dinikmati semua anak bangsa," ujar Ani.

 


Penulis: Ester Lince Napitupulu
Editor : Marcus Suprihadi