Senin, 21 April 2014

News / Edukasi

Kemdikbud: Jumlah SMK Akan Melebihi SMA

Rabu, 18 Januari 2012 | 14:49 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim mengungkapkan, kementerian akan memperbanyak jumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) di seluruh Indonesia. Ke depannya, secara nasional jumlah SMK akan melebihi jumlah SMA dengan proporsi 60:40.

Ia menjelaskan, rencana tersebut masuk dalam road map Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) tahun 2012. Unit sekolah baru SMK rencananya akan didirikan sampai 2013 melalui dana anggaran 2012.

"Road map kami akan memperbanyak jumlah SMK. Target kami 60:40 dengan SMA, tetapi minimal bisa tercapai 50:50," kata Musliar kepada Kompas.com, Rabu (18/1/2012), di Jakarta.

Unit sekolah baru juga akan didirikan untuk semua bidang studi SMK. Tidak hanya otomotif dan elektronik, tetapi juga bidang-bidang yang lebih luas, seperti tata boga dan tata busana.

Tujuannya, kata dia, tak hanya untuk mendongkrak pamor SMK sehingga dapat mendorong dan menggalang kepercayaan masyarakat untuk lebih melirik SMK, tetapi ditujukan pula untuk mencetak tenaga kerja andal dan terampil.

Meski demikian, pendirian SMK akan disesuaikan dengan kondisi yang ada di masing-masing daerah. Menurutnya, pendirian SMK tidak selalu harus merujuk arahan dari pusat, tetapi disesuaikan dengan minat dan potensi yang ada di wilayah tersebut.

"Kita dirikan berbagai macam bidang studi. Saya rasa ke depan masyarakat akan lebih meminati SMK. Kita lihat di restoran dan hotel, banyak yang menggunakan tenaga dari anak-anak tamatan SMK," kata Musliar.


Penulis: Indra Akuntono
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary