Sabtu, 29 November 2014

News / Edukasi

Olimpiade Bahasa

Enam Pelajar Menangi Olimpiade Bahasa Jerman

Jumat, 27 Januari 2012 | 13:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Sebanyak enam pelajar keluar sebagai pemenang dalam Olimpiade Bahasa Jerman tingkat nasional yang diadakan oleh Goethe Institute. Keenam pemenang ini berhasil menyisihkan 52 peserta lainnya yang berasal dari sejumlah provinsi. Pengumuman pemenang digelar di Kantor Goethe Institute, Jakarta, Kamis (26/1/2012).

Mereka yang keluar sebagai pemenang adalah:
1. Putri Utami, juara I, pelajar SMAN 1 Bogor, Jawa Barat;
2. Ratna Julita, juara II, pelajar SMA Santa Ursula BSD, Banten;
3. Andreas Pratama Kaunang, juara III, pelajar SMA 9 Binsus, Manado;
4. Eunike Gishela, juara IV, pelajar SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah;
5. Veronika Hariyanto, juara V, pelajar SMA PC 1, DI Yogyakarta;
6. Noorila Ulfa Navisa, juara VI, pelajar SMAN 5 Surabaya, Jawa Timur.
Para pemenang mendapatkan beasiswa ke Jerman selama satu bulan dari Padagogischer Austauschdienst (PAD). Khusus untuk juara pertama dan kedua, mereka diberi kesempatan mengikuti Olimpiade Internasional di Jerman. Sebelum mengikuti olimpiade, kedua juara ini akan menjalani kursus bahasa Jerman selama tiga minggu dan berkeliling ke sejumlah kota-kota penting di Jerman.

“Di sana mereka akan tinggal bersama salah satu keluarga di Jerman dan juga mengunjungi kota-kota di Jerman selama satu bulan. Baru kemudian mereka mengikuti acara Olimpiade Internasional-nya,” kata Hartono Pangi, perwakilan Bagian Kebahasaan Goethe Institut.

Selain beasiswa PAD yang berasal dari Kedutaan Jerman tersebut, kedua pemenang juga mendapatkan uang senilai Rp 5 juta dari Pusat Pelatihan Pendidikan dan Pengembangan Tenaga Kependidikan (P4TK).

Pada tahun ini, Goethe memang menambah jumlah pemenang menjadi 6 orang, dari tahun sebelumnya hanya 3-4 pemenang.

“Yang berbeda dari olimpiade tahun ini yang pasti jumlah pemenangnya, tahun lalu jumlahnya hanya empat orang yang berangkat ke Jerman dan tahun lalu tidak ada Olimpiade Internasional. Jadi mereka kita kirim hanya untuk mengunjungi negara Jerman, tinggal di keluarga Jerman, terus jalan-jalan,” papar Hartono.

“Tahun kemarin tidak ada olimpiade tingkat internasional. Sementara tahun ini, juara satu dan dua akan mewakili Indonesia mengikuti Olimpiade Internasional di Frankfurt,” lanjutnya.

"Duta Kecil"

Sementara itu, Atase Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Federal Jerman (KBFJ) Mathias Glaschke berharap, ke depannya, para pemenang dapat menjadi menjembatani hubungan Indonesia dan Jerman.

“Saya berharap kepada peserta yang menang dapat menjadi jembatan yang menghubungkan antara negara Jerman dan Indonesia. Dan juga menjadi 'duta kecil' antara Jerman dan Indonesia,” kata Mathias, dalam kesempatan yang sama.
Ia mengungkapkan apresiasi Kedutaan Besar Jerman karena hingga saat ini tercatat tidak kurang dari 100 ribu orang yang mempelajari bahasa Jerman.
 
Acara olimpiade yang diselenggarakan oleh Goethe Institut ini, merupakan kerjasama antartiga lembaga, yaitu Kedutaan Besar Jerman di Indonesia, P4TK, dan Ikatan Guru Bahasa Jerman. Peserta yang mengikuti olimpiade ini berasal dari 22 provinsi.

Penulis: Ayu Rahayu Elfitri
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary