Senin, 28 Juli 2014

News / Edukasi

Studi di Luar Negeri

Mengapa Memilih Studi ke Belanda?

Senin, 6 Februari 2012 | 09:49 WIB

Berita terkait

KOMPAS.com - Ada banyak alasan mengapa seseorang memilih sebuah negara sebagai tujuan untuk menjalani studi. Belanda menjadi salah satu negara yang menjadi tujuan studi mahasiswa-mahasiswa asal Indonesia dan berbagai negara. Apa alasannya?

Direktur Nuffic Neso Indonesia Mervin Bakker mengungkapkan sejumlah alasan yang mendasari Belanda menjadi negara favorit bagi mahasiswa yang berasal dari berbagai negara.

1. Menjadi pelopor/perintis

 Belanda dikenal sebagai negara yang menghasilkan banyak pengusaha dan penemu. Mereka dikenal sebagai seorang perintis. Negara ini telah melahirkan peraih Nobel terkenal di bidang fisika, kimia, ekonomi, dan kedokteran. Selain itu, ada pula filsuf, seniman, serta ilmuwan. 

Dalam dunia pendidikan, Belanda merupakan negara pertama di Benua Eropa yang menawarkan program-program belajar yang diajarkan dalam bahasa Inggris. Para mahasiswa pun didorong untuk mendatangkan ide–ide kreatif dan inovatif, sehingga menjadi pelopor.

Jika Anda memiliki ide atau inovasi, maka akan tersedia ruang yang luas untuk mewujudkannya. Lihat saja, tim mahasiswa dari Belanda yang mengambil tantangan dalam menerima tantangan mengenai tenaga surya di Australia. Mereka teknologi sel surya untuk membuat mobil tercepat dan memiliki kemungkinan untuk memenangkan kompetisi empat kali.

Maka, ketika Anda belajar di Belanda, Anda akan segera mengetahui bagaimana rasanya menjadi seorang pelopor. Mau?

2. Kreatif

Belanda juga dikenal sebagai negara yang dipenuhi orang-orang kreatif yang selalu hadir dengan ide-ide baru. Bagi mereka yang pernah atau sedang menjalani studi di negara ini pasti mengetahui bahwa mahasiswa didorong untuk berpikir tentang solusi kreatif. Hasil inovatif dan kreatif sebaiknya bersama-sama dengan siswa lain, karena Anda akan mencapainya ketika bekerja sama dengan orang lain.

“Jika Anda mengikuti kuliah di Belanda, Anda akan terus-menerus mengambil bagian. Di India saya hanya sedikit berhubungan dengan profesor saya. Di sini, di Belanda, saya mengajukan pertanyaan yang tak ada habisnya, dan menantang saya untuk bergabung dalam proses pemikiran. Hal ini memungkinkan Anda untuk mendatangkan ide-ide baru dan banyak belajar dari teman-teman Anda,” kata Dhaval Shah, mahasiswa asal India.

Di Belanda juga terbuka kesempatan untuk mengembangkan komunitas bisnis. Tak jarang, kreativitas juga ditunjukkan dalam kolaborasi antara institusi-institusi besar Belanda dan komunitas bisnis. Penempatan kerja dan magang menjadi bentuk penting dari banyak program belajar yang tersedia.

Institusi pendidikan tinggi dan perusahaan-perusahaan juga lebih sering bekerja sama. Sebagai mahasiswa, Anda akan mendapatkan keuntungan dari daftar perusahaan mereka di kancah bisnis dunia.

3. Menjalin hubungan
Orang Belanda sangat ingin menjalin hubungan dengan budaya lain di dunia dan komunitas bisnis. Ini artinya, sebagai mahasiswa Anda akan mengambil bagian dalam kelas Internasional. Faktanya, di Belanda saat ini terdapat lebih dari 81.700 mahasiswa internasional.

Semasa zaman keemasannya, Belanda membutuhkan pengetahuan dari pihak lain untuk berkembang dan masih berlaku hingga saat ini. Maka, ketika Anda menjalani studi di sana, akan banyak menemukan mahasiswa internasional di ruang-ruang kuliah perguruan-perguruan tinggi Belanda.

“Saya mengikuti kuliah dengan mahasiswa dari Jerman, Spanyol, Amerika Serikat. Pada kenyataannya, dari segala penjuru dunia,” kata mahasiswi asal Indonesia, Ema Apriyani.

“Kami banyak bekerja sama dengan beragam kebangsaan di kelas saya, saya banyak belajar dari pandangan yang berbeda, yang dipegang oleh budaya-budaya yang berbeda,” ucap Emi.

Belanda juga menjadi "ambang pintu" Eropa. Anda akan memiliki kesempatan untuk berbagi pengetahuan tentang budaya dengan masyarakat setempat. Berada di Belanda akan membuka kesempatan Anda untuk mengunjungi negara Eropa lain dalam waktu yang singkat. Kurang dari tiga jam perjalanan, kereta api akan membawa Anda dari Amsterdam ke Paris. Hanya sekitar lima jam dengan kereta api dari Rotterdam, Anda sudah berada di London, dan hanya butuh waktu enam jam Anda sudah berada di Berlin.

4. Menikmati pendidikan berkualitas tinggi
Sistem pendidikan tinggi di Belanda memiliki reputasi dunia untuk kualitasnya yang tinggi. Kualitas ini dicapai melalui sistem regulasi dan jaminan kualitas. Mereka yang pernah menjalani studi di sebuah institusi pendidikan tinggi di Belanda tampil sangat baik di belahan dunia lain.

Dalam hal pendidikan tinggi, universitas-universitas di Belanda termasuk dalam peringkat 10 di antara 200 perguruan terbaik di dunia. Belanda juga telah menerima pengakuan internasional untuk masalah terobosan sistem pembelajarannya. Sistem ini melatih siswa untuk menganalisis dan memecahkan masalah dengan praktis dan mandiri melalui penekanan pada cara belajar mandiri dan kedisiplinan.

5. Mendapatkan keuntungan ekonomi
Kehidupan di Belanda tidak mahal jika dibandingkan dengan negara–negara berbahasa Inggris dan menerapkan biaya kuliah yang relatif rendah. Dengan kualitas pendidikan dan biaya hidup yang relatif rendah itu, belajar di Belanda akan memberikan nilai yang menguntungkan dari sisi ekonomi.
 
Pada tahun 2011, sebanyak 12 universitas di Belanda masuk dalam peringkat 200 besar daftar perguruan tertinggi di dunia. Peringkat ini juga menempatkan sistem pendidikan tinggi Belanda di tempat ketiga, yang dalam pengukuran tersebut sebagai sistem nilai pendidikan terbaik di dunia.

Gelar yang Anda miliki dari institusi pendidikan tinggi Belanda dan pengalaman hidup Anda selama di Belanda akan sangat dihargai. Anda dapat meningkatkan prospek karir kamu, baik di negara asal atau tempat lain untuk biaya yang relatif kecil. Sebagai contoh, jika Anda seorang mahasiswa Uni Eropa, biaya tahunan kuliah untuk pendaftaran program gelar adalah sekitar € 1,700, tergantung institusi yang Anda pilih. Anda juga mungkin berhak untuk meminta pinjaman biaya kuliah, atau bahkan restitusi atau hibah dari Pemerintah Belanda.

Nah, jika berasal dari luar Uni Eropa, biaya kuliah Anda mungkin akan lebih tinggi. Tetapi, jika dibandingkan dengan kawasan Eropa barat lain, biaya hidup di Belanda relatif rendah. Sebagai mahasiswa, Anda bisa mendapatkan diskon di banyak bar, restoran, museum, serta bioskop.

Anda juga dapat berkeliling kota secara mudah dengan bersepeda. Ini bukan hanya kebiasaan orang Belanda, tetapi merupakan moda transportasi murah. Berpergian ke kota lain atau bahkan negara Eropa lain dengan kereta api juga bukan merupakan hal sulit untuk dilakukan.

Salaha satu mahasiswa pernah mengungkapkan, “Laju kehidupan yang cepat, entah bagaimana tidak stres. Ada banyak hal harus dilakukan. Namun, Anda tidak pernah bisa bosan di Belanda!”.

Sumber: Nuffic Neso Indonesia


Editor : Inggried Dwi Wedhaswary