Rektor UKI: Demo Boleh asal Jangan "Chaos" - Kompas.com

Rektor UKI: Demo Boleh asal Jangan "Chaos"

Fabian Januarius Kuwado
Kompas.com - 15/03/2012, 05:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pascabentrokan antara mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan polisi, Rektor UKI Maruli Gultom mengingatkan kepada seluruh mahasiswanya agar tak melakukan tindak anarki dalam setiap unjuk rasa.

"Kalau demo boleh, asal jangan chaos-lah, biasa-biasa saja, yang penting aspirasi disampaikan. Kalau ada yang chaos jangan ikut-ikutan," ujarnya kepada wartawan seusai bertemu Kapolres Jakarta Pusat, Rabu (14/3/2012).

Maruli mengadakan pertemuan dengan Kapolres Jakarta Pusat Kombes Angesta Romano Yoyol untuk menyepakati beberapa hal. Poin yang paling penting adalah bahwa pihak rektorat harus mengawasi aktivitas mahasiswanya agar peristiwa bentrokan tidak terulang.

Ia berharap aksi unjuk rasa mahasiswanya untuk menentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah tersebut bukan ditunggangi oleh kepentingan politik tertentu. "Mahasiswa itu gerakan moral, bukan politik," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa UKI menentang kenaikan BBM berujung bentrok dengan polisi di Jalan Diponegoro, depan RSCM, Jakarta Pusat. Enam orang mahasiswa ditangkap dalam peristiwa tersebut.

PenulisFabian Januarius Kuwado
EditorBenny N Joewono

Terkini Lainnya

Berita Dunia Terpopuler, mulai Tank Mesir hingga Korea Utara

Berita Dunia Terpopuler, mulai Tank Mesir hingga Korea Utara

Internasional
Rasa Syukur dan Ragam Kesenian di Lebaran Betawi yang Dimulai Hari Ini

Rasa Syukur dan Ragam Kesenian di Lebaran Betawi yang Dimulai Hari Ini

Megapolitan
Syarief Hasan: Dapat Dipastikan Ke Depan, Demokrat-Gerindra Akan Selalu Bersama

Syarief Hasan: Dapat Dipastikan Ke Depan, Demokrat-Gerindra Akan Selalu Bersama

Nasional
Sean Gelael Akan Jalani Tes F1 Keduanya bersama Toro Rosso

Sean Gelael Akan Jalani Tes F1 Keduanya bersama Toro Rosso

Olahraga
Istanbul Diguyur Hujan Es Sebesar Bola Golf, 10 Orang Luka

Istanbul Diguyur Hujan Es Sebesar Bola Golf, 10 Orang Luka

Internasional
Wanita AS Peras ASI 10 Jam Sehari untuk Menyumbang Bayi Prematur

Wanita AS Peras ASI 10 Jam Sehari untuk Menyumbang Bayi Prematur

Internasional
Diduga Tarik Pungli, Kepala SMAN 27 Bandung Diamankan

Diduga Tarik Pungli, Kepala SMAN 27 Bandung Diamankan

Regional
Pertamina Arden Berupaya Raih Hasil Positif di Hungaroring

Pertamina Arden Berupaya Raih Hasil Positif di Hungaroring

Olahraga
Terpopuler Kompas.com: Ricko Bobotoh Meninggal, Sumbangan Ahok, dan Cerita Novel Baswedan

Terpopuler Kompas.com: Ricko Bobotoh Meninggal, Sumbangan Ahok, dan Cerita Novel Baswedan

Nasional
Berita Populer Jakarta: Sumbangan dari Ahok hingga Pengendara Motor Ninja Lolos Razia di JLNT Casablanca

Berita Populer Jakarta: Sumbangan dari Ahok hingga Pengendara Motor Ninja Lolos Razia di JLNT Casablanca

Megapolitan
Partai Demokrat Belum Pasti Ajukan Agus Yudhoyono untuk Pilpres 2019

Partai Demokrat Belum Pasti Ajukan Agus Yudhoyono untuk Pilpres 2019

Nasional
Boko Haram Serang Tim Eksplorasi Minyak, 50 Tewas

Boko Haram Serang Tim Eksplorasi Minyak, 50 Tewas

Internasional
Apa yang Dilakukan Agus Yudhoyono dalam Pertemuan SBY-Prabowo?

Apa yang Dilakukan Agus Yudhoyono dalam Pertemuan SBY-Prabowo?

Nasional
Penataan Kolong Tol Dekat Kalijodo Ditargetkan Rampung Awal Oktober

Penataan Kolong Tol Dekat Kalijodo Ditargetkan Rampung Awal Oktober

Megapolitan
Mengapa JLNT Antasari Tidak Diterobos Pengendara Motor?

Mengapa JLNT Antasari Tidak Diterobos Pengendara Motor?

Megapolitan
Close Ads X