Kamis, 31 Juli 2014

News / Edukasi

Rata-rata Hasil Uji Kompetensi Guru Masih Rendah

Jumat, 16 Maret 2012 | 17:45 WIB

Berita terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) baru saja melansir hasil Uji Kompetensi Awal (UKA) guru 2012. Dari situ diketahui jika hasil rata-rata UKA guru secara nasional masih rendah. Mendikbud Mohammad Nuh membeberkan, hasil rata-rata UKA 2012 yaitu 42,25 dengan nilai tertinggi 97,0 dan nilai terendah 1,0. Dikatakannya, hasil rata-rata UKA itu mencakup seluruh peserta (guru) dari jenjang TK sampai jenjang SMA.

"Itu faktanya, itu petanya, itulah mengapa pendidikan guru tidak boleh berhenti," kata Nuh kepada para wartawan, di gedung Kemdikbud, Jakarta, Jumat (16/3/2012).

Lebih jauh ia menjelaskan, pendaftar UKA 2012 mencapai 285.884. Akan tetapi, hanya 281.016 (98 persen) peserta yang mengikuti UKA, sedangkan sisanya, 4.868 (1,70 persen) batal mengikuti UKA dengan berbagai alasan.

Seperti diberitakan, tahun ini Kemdikbud bertekad memberikan sertifikasi kepada 250 ribu guru. Dengan catatan guru-guru tersebut telah memenuhi sejumlah syarat yang ditentukan. Misalnya seperti memiliki kualifikasi akademik S1/D4. Bagi guru yang belum memiliki kualifikasi tersebut tetap bisa mengikuti UKA asalkan pada 1 Januari 2012 usianya telah memasuki 50 tahun dengan masa kerja sebagai guru minimal 20 tahun.

UKA 2012 sendiri bertujuan untuk melakukan pemetaan, seleksi kelayakan, dan sebagai tiket masuk ke proses selanjutnya sebelum dinyatakan sebagai guru profesional dan berhak mendapatkan tunjangan profesi. Karena untuk mendapatkan tunjangan profesi, masing-masing guru harus melewati UKA, Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), dan Uji Kompetensi Akhir.


Penulis: Indra Akuntono
Editor : Tri Wahono