Senin, 22 Desember 2014

News / Travel

Ayam Bakar Echo, Aromanya Menggoda

Jumat, 13 April 2012 | 08:46 WIB

KOMPAS.com - Masih berwisata kuliner di daerah Tangerang, kali ini kita mau mampir ke Warung Makan Echo (Ayam Bakar Echo). Penjual ayam bakar yang menurut info yang didapatkan dari kakak saya enak dan harus dicoba.

Warung Makan Echo ini berada di Jalan KH Soleh Ali No 99 Tangerang. Warung ini sudah berjualan dari tahun 1996 lho, dan sudah banyak pelanggannya, dan menu spesialnya memang ayam bakar. Siang itu kami ditemani kakak saya dan sahabat kami Ratno.

Warung Echo memang cukup sederhana, dengan menempati bangunan rumah untuk berjualan dan pada bagian depannya untuk tempat bakar ayam-nya. Kami pesan ayam bakar dengan rasa pedas-manis, dan bagi yang kurang suka pedas, bisa pesan yang manis saja ya. Kami juga direkomendasikan oleh pemiliknya untuk mencoba sop buntut, siapa takut? Lha kita suka banget menu sop buntut, jadi langsung saja kami juga pesan 1 porsi sop buntut.

Sambil menunggu pesanan kami datang, kami sempat memotret proses bakar ayamnya. Kelihatannya memang enak, dari bau bakarannya juga tercium aroma yang menggoda.

Tidak lama kemudian pesanan kami datang, ayam bakar manis-pedas ala Warung Echo. Hmmm.... aroma ayam bakarnya masih tercium. Dengan sedikit agak gosong pada bagian tertentu menjadikan tampilan ayam bakarnya menjadi lebih menarik.

Ketika mencoba mencicip daging ayamnya, ternyata empuk, bumbunya meresap dan rasa manis-pedasnya cukup terasa di permukaan ayamnya, tapi sebenarnya tidak terlalu pedas kok. Malah perpaduan manis-pedas menjadikan ayam ini jadi enak banget lho. Ditambah sambal terasi menjadi tambah mantap! Kita suka dengan ayam bakar ala Warung Echo ini, sampai kita langsung pesan untuk dibungkus lho he-he...

Lalu tidak lupa kita cobain sop buntut rekomendasi dari pemilik warung ini. Tampilan sop buntut cukup menarik, dengan potongan buntut dengan kuah panas dan didalamnya terdapat potongan wortel, kentang, taburan daun seledri dan bawang goreng, tidak lupa juga emping goreng disajikan dalam 1 porsi sop buntutnya.

Kita cobain dulu kuahnya sebelum ditambah sambal dan jeruk nipisnya. Wow.. sedap dan terasa sari banget, karena biasa di kuahnya direndam tulang muda dan dagingnya supaya lebih berasa. Dagingnya empuk lho. Lantas kita cobain tambah sambal dan jeruk nipisnya. Hmmm... jelas lebih nikmat lah... (Yudi)


Editor : I Made Asdhiana
Sumber: