Politeknik Negeri Gelar Ujian Masuk Nasional - Kompas.com

Politeknik Negeri Gelar Ujian Masuk Nasional

Kompas.com - 21/04/2012, 08:54 WIB

Jakarta, Kompas - Politeknik negeri akan menerapkan seleksi ujian masuk mahasiswa baru secara nasional. Nantinya, calon mahasiswa di seluruh Indonesia bisa memilih politeknik di daerah lain seperti yang berlaku dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri.

”Tidak jauh beda dengan yang ada di perguruan tinggi negeri,” kata Bambang Wasito Adi, Direktur Politeknik Media Kreatif Negeri (PoliMedia) Jakarta, Kamis (19/4).

Pendaftaran ujian masuk politeknik negeri (UMPN) dibuka hingga 7 Juli 2012. Pelaksanaan ujian pada 14 Juli. Ada ujian gambar untuk program studi tertentu. Adapun pengumuman lulus dilaksanakan pada 18 Juli.

Tipri Rose Kartika, Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru PoliMedia Jakarta, mengatakan, UMPN diikuti 33 politeknik negeri. Pembuatan soal dilakukan tim secara nasional.

Peserta dapat memilih program bidang nonrekayasa dan rekayasa (SMA/MA jurusan IPA), sedangkan non-IPA hanya bisa memilih bidang nonrekayasa. Harga formulir pendaftaran Rp 200.000 untuk satu pilihan program studi dan Rp 250.000 untuk dua program studi.

”Peserta bisa memilih politeknik di luar daerahnya. Ada forum direktur yang akan memutuskan calon mahasiswa yang diterima lintas daerah,” kata Tipri.

Menurut dia, porsi penerimaan mahasiswa baru lewat jalur UMPN di PoliMedia mencapai 60 persen. Adapun yang lewat jalur penelusuran minat dan kemampuan porsinya 40 persen.

Kebutuhan tinggi

Menurut Bambang, serapan industri untuk lulusan politeknik cukup tinggi. Ini terutama untuk lulusan program yang unik. PoliMedia yang dibuka pemerintah tahun 2008 pun diminati masyarakat. Dari kuota sekitar 700 orang, pendaftar mencapai 2.500 orang.

PoliMedia didirikan pemerintah untuk menyiapkan tenaga terampil tingkat madya di bidang industri kreatif. Lulusannya difokuskan terampil dan memahami proses produksi serta dibekali pengetahuan dan wawasan berwirausaha.

Politeknik ini punya program teknik pengemasan. Ini program pertama dan satu-satunya di Indonesia. ”Lulusannya diminta asosiasi pengemasan 80 orang per tahun, tetapi tak bisa terpenuhi,” kata Bambang. (ELN)

EditorLusia Kus Anna

Terkini Lainnya

Aris Wahyudi akan Dijerat Pasal Pornografi dan Perdagangan Orang

Aris Wahyudi akan Dijerat Pasal Pornografi dan Perdagangan Orang

Megapolitan
Wiranto Minta Polemik Pembelian 5.000 Senjata Ditutup

Wiranto Minta Polemik Pembelian 5.000 Senjata Ditutup

Nasional
Napi Narkoba Kabur Saat Hujan Deras dan Mati Listrik di Lapas Parepare

Napi Narkoba Kabur Saat Hujan Deras dan Mati Listrik di Lapas Parepare

Regional
Beban Kerja dan Penyerapan Anggaran Tiap SKPD Berbeda, DPRD DKI Usul Skema TKD Dirombak

Beban Kerja dan Penyerapan Anggaran Tiap SKPD Berbeda, DPRD DKI Usul Skema TKD Dirombak

Megapolitan
Poltracking: Elektabilitas Nurdin Halid-Aziz Tertinggi Jelang Pilgub Sulsel

Poltracking: Elektabilitas Nurdin Halid-Aziz Tertinggi Jelang Pilgub Sulsel

Regional
TNI AU Tak Bermaksud Sanggah Pernyataan Panglima Soal Senjata Ilegal

TNI AU Tak Bermaksud Sanggah Pernyataan Panglima Soal Senjata Ilegal

Nasional
Luruskan Pernyataan Panglima, Wiranto Sebut 500 Pucuk Senjata untuk Pendidikan BIN

Luruskan Pernyataan Panglima, Wiranto Sebut 500 Pucuk Senjata untuk Pendidikan BIN

Nasional
Start dari Urutan Ke-5, Marquez Juarai Balapan GP Aragon

Start dari Urutan Ke-5, Marquez Juarai Balapan GP Aragon

Olahraga
Sejak Pertama Kali Diluncurkan, Nikahsirri.com Dapat 2.700 Klien

Sejak Pertama Kali Diluncurkan, Nikahsirri.com Dapat 2.700 Klien

Megapolitan
Survei Pilkada Jatim: Pemilih 'Cuek' ke Khofifah, yang 'Galau' ke Gus Ipul

Survei Pilkada Jatim: Pemilih "Cuek" ke Khofifah, yang "Galau" ke Gus Ipul

Regional
Begini Modus Operasi Dugaan Pornografi di Situs Nikahsirri.com

Begini Modus Operasi Dugaan Pornografi di Situs Nikahsirri.com

Megapolitan
Kadis Perumahan DKI: Kalau Dia Membubarkan Ibadah Lagi, Keluarkan dari Rusun

Kadis Perumahan DKI: Kalau Dia Membubarkan Ibadah Lagi, Keluarkan dari Rusun

Megapolitan
Panjat Tembok, Napi Narkoba Kabur dari Lapas Kelas II Kota Parepare

Panjat Tembok, Napi Narkoba Kabur dari Lapas Kelas II Kota Parepare

Regional
Diduga Tidak Bisa Berenang, Santri Cilik Tewas Tenggelam

Diduga Tidak Bisa Berenang, Santri Cilik Tewas Tenggelam

Regional
Daftar Juara Jepang Terbuka 2017, Indonesia Raih Satu Gelar

Daftar Juara Jepang Terbuka 2017, Indonesia Raih Satu Gelar

Olahraga


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM