Senin, 28 Juli 2014

News / Gadget

Kamera Pengintai, Kamuflase Kamera untuk Mengintai

Selasa, 24 April 2012 | 11:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kamera pengintai yaitu kamera yang diletakkan pada perangkat-perangkat tertentu dan fungsinya disamarkan atau dikamuflasekan menjadi perangkat tertentu. Dengan alat tersebut, pengguna bisa mengintai obyek dan merekamnya.

Usaha ini dilirik oleh dua bersaudara pemilik kamerapengintai.com, Victor Leonardo dan Felix Andrean, sejak empat tahun lalu.

Awalnya Felix memang sedang kuliah di China dan setiap hari selalu melewati pasar-pasar yang menjual perangkat murah.

Salah satu alat yang diliriknya adalah kamera pengintai yang berbentuk remote mobil. Awalnya, alat tersebut hanya dijadikan oleh-oleh untuk saudaranya di Indonesia, tetapi lama-lama banyak saudara yang menginginkannya.

Victor yang kebetulan doyan dengan dunia teknologi secara iseng menjualnya di sebuah forum online. Alhasil, jualan yang awalnya iseng malah laris, kenang Victor saat ditemui Kompas.com di tokonya di Mangga Dua Square Jakarta, Senin (23/4/2012).

Karena permintaan bertambah, Felix dan Victor pun menambah model kamera pengintai. Kini sudah ada model kamera pengintai dengan bentuk bolpoin, jam tangan, jam meja, kotak tisu, kunci mobil, kancing, korek api, asbak, kacamata, hingga dasi.

"Kamera pengintai dengan bentuk jam tangan, kancing, bolpoin, dan kunci mobil biasanya paling laris di sini," tambahnya.

Penggunaan mudah

Untuk menggunakan alat kamera pengintai ini sangatlah mudah. Di masing-masing alat sudah disediakan tombol untuk mengaktifkannya.

Biasanya ada indikasi lampu menyala dan kamera pengintai sudah bisa digunakan untuk merekam atau memotret obyek yang sedang diintai.

Masing-masing alat kamera pengintai sudah diisi oleh memori internal dan memori eksternal. Kapasitasnya pun berbeda, mulai dari ukuran memori 4GB hingga 32GB.  

"Alat tersebut bisa merekam video mulai dari satu jam hingga delapan jam," tambah Victor.

Resolusi gambarnya pun sudah terbilang lumayan untuk alat kamera pengintai. Alat ini sudah memakai resolusi sekelas VGA 1,3MP.

Namun, bila ingin menangkap suara lebih jelas, maka pengguna bisa mengeditnya melalui software-software yang banyak dijual di pasar.

Untuk mentransfer gambar, pengguna pun langsung bisa memindahkan ke komputer atau laptop melalui colokan USB yang telah disediakan.

Bila ingin menambah daya, alat ini juga sudah dilengkapi fitur charging (baterai Lithium seperti ponsel) sehingga tidak memerlukan baterai tambahan untuk menghidupkannya.

Sudah dibeli polisi hingga KPK

Meski bentuknya sederhana dan mirip dengan barang-barang lainnya, alat kamera pengintai ini sudah biasa dipesan oleh kalangan kantoran, pribadi, kepolisian, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Untuk orang kantoran, kata Victor, biasanya alat tersebut digunakan untuk mengintai karyawannya, apakah malas atau rajin bekerja. Alat ini juga bisa digunakan untuk tes wawancara bagi human resources and development (HRD).

"Setelah wawancara bisa dilakukan evaluasi melalui rekaman di kamera pengintai tersebut," jelasnya.

Alat ini juga bisa dipakai jenis investigasi di televisi. Kini, sudah marak acara televisi yang menyuguhkan investigasi terselubung melalui kamera pengintai.

Lembaga riset juga memanfaatkan alat tersebut untuk menyurvei pasar. Biasanya data tersebut untuk melihat perkembangan data pesaing perusahaan.

Tepis barang murahan

Biasanya barang yang dibeli dari China selalu identik dengan barang murah dan kualitasnya murahan. Namun, kamera pengintai ini diklaim memiliki kualitas terjamin.

"Kami menyediakan garansi enam bulan. Jika barang rusak (dalam masa garansi), kami berani menggantinya dengan yang baru, bila teknisi kami tidak bisa memperbaikinya," jelas Felix.

Hingga saat ini, alat kamera pengintai memang diimpor secara resmi dari China. Victor dan Felix mengklaim langsung membeli dari produsennya secara langsung.

Bahkan, pengguna di Indonesia bisa memesan bentuk kamera pengintai sesuai yang diinginkan. Misalnya, dengan bentuk-bentuk yang tidak bisa diketahui bahwa alat tersebut adalah kamera pengintai.

Kini, Victor dan Felix juga mengembangkan kamera pengintai dengan merek dagang sendiri, Pro Spy. Mereka mematenkan produknya sejak Juni 2010. Namun, barang-barang ini masih diproduksi di China.

Promosi

Selama ini alat kamera pengintai masih laris terjual dari situs web kamerapengintai.com. Sisanya terjual dari toko di Mangga Dua Square.

"Sekitar 80 persen penjualan dari website," tambah Felix.

Felix menilai penjualan kamera pengintai melalui situs online dinilai lebih cepat, baik di situs sendiri maupun forum jual beli online.

Kebanyakan pembeli juga merata, tidak hanya di Jakarta, tetapi juga bisa menjangkau seluruh Nusantara, mulai dari Aceh hingga Papua.

"Ke depan kami akan fokus berjualan secara online," jelasnya.

Untuk mendapatkan alat kamera pengintai ini tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Harga yang ditawarkan mulai Rp 95.000 hingga Rp 1,8 juta.


Editor : Wicaksono Surya Hidayat